Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
“Problem kita sekarang bukan di stok, stok tidak ada masalah, sudah ada semuanya."
"Untuk puasa dan hari raya Idulfitri semuanya terjamin, tidak ada masalah,” ujarnya.
Menurut Bahlil, pemerintah saat ini tengah melakukan evaluasi menyeluruh atau exercise kebijakan untuk merespons lonjakan harga minyak dunia.
Langkah tersebut mencakup upaya efisiensi energi sekaligus menjaga stabilitas fiskal negara.
Pemerintah juga menyiapkan strategi untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil, melalui percepatan program pencampuran bahan bakar nabati.
“Kalau harga minyak fosil bisa melampaui 100 dolar per barel, maka akan lebih murah jika kita melakukan blending,” tuturnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus