Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Dari total impor sekitar 7,6 juta ton per tahun, sekitar 70–75% berasal dari Amerika Serikat, sekitar 20% dari kawasan Timur Tengah, dan sisanya dari sejumlah negara lain termasuk Australia.
“Total LPG kita dari 100% sekitar 7,6 juta ton impor itu 70 sampai 75% kita ambil dari Amerika, sekitar 20% dari Middle East dan sisanya dari negara lain seperti Australia,” ujarnya.
Pemerintah, lanjutnya, terus memantau dinamika pasokan energi global untuk memastikan kebutuhan dalam negeri tetap terpenuhi.
Di sisi lain, Bahlil memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional saat ini berada di atas batas minimal ketahanan energi yang ditetapkan pemerintah.
Untuk Pertalite RON 90, cadangan tercatat mencapai 24,39 hari.
Sementara, cadangan Pertamax RON 92 sekitar 28 hari dengan batas minimal 19 hari, dan BBM jenis RON 98 sekitar 31 hari.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: