Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pemerintah Luncurkan 8 Kebijakan Penghematan Nasional dari WFH hingga B50

Pemerintah Luncurkan 8 Kebijakan Penghematan Nasional dari WFH hingga B50 Kredit Foto: Cita Auliana

Potensi Penghematan dan Stabilitas Ekonomi

Pemerintah memperkirakan kebijakan ini menghasilkan penghematan besar, baik dari sisi konsumsi energi maupun belanja negara.

“Potensi penghematan dari kebijakan work from home ini yang langsung ke APBN adalah Rp6,2 triliun, sementara total pembelanjaan BBM masyarakat berpotensi untuk dihemat sebesar Rp59 triliun,” kata Airlangga.

Selain itu, implementasi B50 diproyeksikan mengurangi konsumsi BBM fosil hingga 4 juta kiloliter per tahun dengan potensi penghematan subsidi mencapai Rp48 triliun.

Sementara itu, refocusing anggaran kementerian dan lembaga diperkirakan mencapai Rp121,2 triliun hingga Rp130,2 triliun.

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat preventif dan tidak mencerminkan kondisi darurat ekonomi.

“Perlu ditekankan kepada masyarakat bahwa kondisi perekonomian nasional tetap stabil dengan fundamental yang kokoh,” ujar Airlangga.

Ia juga memastikan stok energi nasional dalam kondisi aman serta mengajak masyarakat dan pelaku usaha tetap produktif.

“Pemerintah mengajak seluruh masyarakat dan dunia usaha untuk tetap produktif, berpartisipasi aktif, dan mendukung efisiensi dan transformasi budaya kerja ini,” katanya.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement