Harga Bitcoin Hari Ini (16/5) Uji Level US$75.000: Breakout atau Kembali Sideways
Kredit Foto: Unsplash/Art Rachen
Harga bitcoin berupaya untuk stabil pada perdagangan pagi hari di Kamis (16/8). Namun ia masih bergerak volatil menyusul belum adanya kepastian terkait dengan perang dari Iran dan Amerika Serikat.
Dikutip dari Coinmarketcap, harga bitcoin sempat menyentuh level US$75.000. Namun aset kripto tersebut itu belum mampu bertahan di atas level tersebut.
Baca Juga: Bhutan Jual Besar-Besaran Aset Bitcoin, Mulai Tinggalkan Kripto?
Pergerakan harga dalam jangka pendek diduga dipengaruhi oleh aktivitas market maker yang melakukan penyeimbangan (rebalancing) posisi. Hal ini turut menambah tekanan volatilitas dalam pasar kripto.
Saat ini, arah pergerakan bitcoin masih dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, salah satunya adalah menurunnya premi resiko geopolitik menyusul kabar terbaru soal negosiasi damai dari Iran dan Amerika Serikat.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, menyatakan bahwa peluang dimulainya kembali negosiasi untuk mengakhiri perang keduanya sangat besar. Ia kemungkinan akan kembali digelar di Pakistan.
"Indikasi yang kami miliki menunjukkan bahwa kemungkinan besar pembicaraan ini akan dimulai kembali," kata Guterres.
Guterres mengungkapkan bahwa ia telah bertemu dengan pejabat tinggi setempat, dan memuji peran negara tersebut dalam mendorong proses perdamaian. Pakistan sebelumnya menjadi tuan rumah pembicaraan dari Iran dan Amerika Serikat. Ia berperan sebagai mediator utama.
Adapun Analis dari Marex menilai bisa saat ini tengah dihadang oleh resistensi kuat dalam level dari US$75.000. Level itu dinilai menjadi titik krusial bagi arah pasar selanjutnya.
“Level ini adalah milestone sekaligus plafon. Jika berhasil ditembus dan bertahan, tren naik bisa berlanjut,” kata Analis Marex.
Jika bitcoin mampu menembus atau bertahan di atas level tersebut, aset kripto unggulan itu diproyeksikan akan mengakhiri tren sideways-nya dan membuat reli harga berlanjut lebih tinggi.
Sebaliknya, jika kembali gagal menembus level tersebut, maka trader diproyeksikan akan mulai melakukan aksi ambil untung (profit-taking) dan membawa pasar kembali ke kondisi sideways.
Saat ini, pelaku pasar cenderung menunggu konfirmasi arah yang lebih jelas. Pergerakan bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi dengan volatilitas tinggi.
Baca Juga: Jepang Akan Klasifikasikan Bitcoin Cs Jadi Produk Keuangan
Dengan kondisi pasar seperti ini, kemampuan bitcoin menembus dan mempertahankan level terkait akan menjadi penentu utama arah tren dalam jangka pendek hingga menengah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement