BPJPH Dorong Industri Besar Aktif Membina UMKM agar Masuk Rantai Pasok Halal dan Perluas Akses Pasar
Kredit Foto: Istimewa
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mendorong peran aktif industri besar dalam membina pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna memperkuat ekosistem halal nasional sekaligus memperluas akses pasar produk halal Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Utama BPJPH, Muhamad Aqil Irham, dalam ajang Halal Brand Forum 2026 bertajuk "Building a Value Driven Halal Brand for Muslim Generation" yang diselenggarakan oleh IHATEC Marketing Research di Hotel Sofyan, Kamis (16/04/2026).
Dalam paparannya bertajuk Halal sebagai Fondasi Gaya Hidup Generasi Muslim, Aqil menegaskan bahwa sertifikasi halal kini telah menjadi standar dasar (baseline) kepercayaan pasar. Namun demikian, tantangan ke depan terletak pada kemampuan pelaku usaha dalam mengoptimalkan nilai tambah dari sertifikasi tersebut terhadap pertumbuhan bisnis.
“Sertifikasi halal sudah menjadi baseline kepercayaan pasar. Tantangannya sekarang adalah bagaimana pelaku usaha membuktikan dan memaksimalkan nilai tambahnya terhadap pertumbuhan bisnis,” ujar Aqil.
Ia juga menekankan bahwa aspek kehalalan menjadi faktor penting dalam keputusan konsumen, khususnya pada sektor makanan dan minuman. Mayoritas konsumen, menurutnya, mempertimbangkan keberadaan sertifikat atau label halal sebelum menentukan pilihan produk.
“Sanksi terbesar bagi pelaku usaha bukan semata dari regulasi, tetapi dari pasar. Kepercayaan konsumen bisa hilang ketika komitmen terhadap halal tidak dijaga,” tegasnya.
Lebih lanjut, Aqil menyoroti pentingnya integrasi UMKM ke dalam rantai pasok industri halal. Ia menilai UMKM tidak dapat berkembang secara optimal jika berjalan sendiri, sehingga diperlukan peran industri besar sebagai pembina sekaligus penghubung dalam proses produksi hingga hilirisasi.
Baca Juga: Jelang Wajib Halal Oktober 2026, BPJPH Diapresiasi karena Serapan 572 Ribu Sertifikat Gratis
“UMKM harus didorong masuk ke dalam rantai pasok agar produknya berkelanjutan dan memiliki nilai tambah, bahkan mampu menembus pasar yang lebih luas,” jelasnya.
Diketahui, Forum tersebut turut menghadirkan narasumber Afdhal Aliasar serta Binsar Agung Hartanto Sitompul, dan diikuti oleh pelaku industri dari berbagai sektor, mulai dari jajaran eksekutif (C-Level) hingga Brand Manager perusahaan peraih Top Halal Award.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement