Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BYD Capai Produksi 16 Juta Mobil Listrik Lewat Peluncuran Denza D9 Terbaru

BYD Capai Produksi 16 Juta Mobil Listrik Lewat Peluncuran Denza D9 Terbaru Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pabrikan otomotif asal China, BYD menorehkan pencapaian bersejarah dengan menyebut telah memproduksi Kendaraan Energi Baru (NEV) sudah menembus angka 16 juta unit.

Pencapaian ini ditandai dengan meluncurnya MPV premium Denza D9 generasi kedua dari lini produksi, angka ini menegaskan ekspansi skala produksi BYD yang kian masif.

BYD menambah volume produksi sebanyak enam juta unit kendaraan hanya dalam kurun waktu kurang dari dua tahun.

Merek Denza sendiri diposisikan pada segmen premium di atas lini inti BYD dan secara khusus diplot sebagai ujung tombak perusahaan untuk memperkenalkan teknologi-teknologi terbaru serta deretan model berspesifikasi tinggi.

Di pasar domestik China, Denza D9 versi 2026 baru-baru ini telah membuka masa prapemesanan (pre-sales).

MPV mewah ini hadir dalam enam pilihan varian yang mencakup opsi plug-in hybrid (PHEV) dan battery-electric vehicle (BEV). Harga jualnya dibanderol mulai dari 389.800 hingga 489.800 yuan (sekitar US$53.800 hingga US$67.600), dengan struktur harga yang seragam untuk kedua jenis sistem penggerak tersebut.

Dari segi fitur cerdas, seluruh varian Denza D9 terbaru kini dibekali dengan God’s Eye 5.0, yakni sistem bantuan mengemudi otonom paling mutakhir dari BYD. Pihak Denza juga mengonfirmasi bahwa para pemilik unit D9 model lama tidak akan tertinggal, karena mereka akan menerima pembaruan sistem ke versi terbaru ini secara penuh melalui metode over-the-air (OTA).

Pembaruan paling revolusioner pada D9 generasi kedua ini terletak pada sektor penopang daya. Mobil ini telah mengadopsi teknologi Blade Battery generasi kedua milik BYD yang terintegrasi langsung dengan sistem pengisian daya kilat (flash-charging).

Berkat platform bertegangan tinggi kelas 800V yang menopangnya, sistem flash-charging ini memungkinkan pengisian daya baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu sekitar lima menit pada kondisi standar.

Sementara itu, untuk urusan jarak tempuh, versi daya murni baterai (BEV) Denza D9 diklaim mampu melaju hingga 800 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC.

Di sisi lain, varian plug-in hybrid-nya menawarkan daya jelajah murni bertenaga listrik yang tak kalah impresif, yakni mencapai sekitar 400 kilometer.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait:

Advertisement