Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kisah Calon Ketua Umum BPP HIPMI 2026-2029 yang Lahir dari Keterbatasan Hingga jadi Pengusaha Muda

Kisah Calon Ketua Umum BPP HIPMI 2026-2029 yang Lahir dari Keterbatasan Hingga jadi Pengusaha Muda Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Calon Ketua Umum BPP HIPMI, Ade Jona Prasetyo, menapaki perjalanan hidup yang tidak lahir dari kemewahan, melainkan dari keterbatasan, kerja keras, dan konsistensi. “Saya lahir di atas kayu yang lapuk, bukan di atas kasur yang empuk,” kenang Jona.

Sejak masih duduk di bangku sekolah, Jona sudah terlibat membantu keluarga dalam usaha barang rongsok dan besi tua. Aktivitas itu terus ia jalani hingga masa remaja, sambil menambah pengalaman melalui berbagai pekerjaan sampingan.

Mulai dari berjualan kartu seluler hingga beternak bebek untuk dijual telurnya. Semua proses itu ia jalani bukan sekadar untuk bertahan, tetapi juga menguatkan mental.

“Apapun saya kerjakan sambil membangun relasi pelan-pelan,” ujarnya.

Memasuki usia 20-an, Jona mulai merintis tiga perusahaan dari nol. Perjalanan tersebut tidak lepas dari jatuh bangun yang ia sebut sebagai bagian penting dari proses pendewasaan dalam dunia usaha.

“Jatuh dan bangkit sudah menjadi bagian dari perjalanan saya dalam membesarkan usaha,” tegasnya.

Jejak Organisasi dan Kepemimpinan di HIPMI

Perjalanan Jona di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dimulai dari mengenal BPC HIPMI Medan. Ia kemudian mulai berkiprah sebagai Pengurus BPD HIPMI Sumatera Utara (Sumut) pada periode 2014–2017, dan sempat menjadi Pengurus BPP HIPMI pada 2018–2019.

Pada 2020–2021, ia kembali ke BPD HIPMI Sumut dan dipercaya sebagai Bendahara Umum, sebelum kemudian menjabat sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Sumut periode 2021–2024.

Baca Juga: Sekjen HIPMI Nilai Kenaikan BBM Nonsubsidi 5-10% Rasional di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Dalam masa kepemimpinannya, Jona mendorong UMKM daerah naik kelas, terbangunnya jembatan kolaborasi antara pengusaha besar dan kecil, sekaligus memperkuat kontribusi sektor usaha terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, berbagai kegiatan sosial yang ia jalankan turut memberikan dampak lintas kelompok masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang. Saat ini, Jona menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI dan maju sebagai Calon Ketua Umum BPP HIPMI.

Viisi Akselerasi dan Kolaborasi Nasional

Jona menegaskan bahwa HIPMI membutuhkan arah yang lebih jelas dan terintegrasi untuk memperkuat peran pengusaha muda di tingkat nasional.

“Pengusaha HIPMI harus naik kelas. Kita butuh akselerasi dengan dampak nyata untuk masa depan pengusaha muda Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran HIPMI sebagai jembatan antara potensi daerah dan akses nasional, termasuk dalam hal pasar dan permodalan.

Baca Juga: Pertarungan Caketum Hipmi, Jona: Semua yang Berkompetisi adalah Saudara

Menurutnya, kepemimpinan HIPMI ke depan harus mampu merangkul seluruh daerah dan memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Untuk itu, Jona mengajak seluruh pengusaha muda untuk bergerak bersama dalam semangat kolaborasi.

“Kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Mari bersama kita melangkah, merangkul, dan berkolaborasi demi persahabatan dan persaudaraan,” pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman