Nezar Patria: Indonesia Bangun Industri AI tanpa Dominasi Negara
Kredit Foto: Komdigi
Indonesia memiliki cadangan komoditas strategis seperti emas, kobalt, dan nikel yang menjadi bahan baku krusial bagi industri semikonduktor dan perangkat AI.
“Tantangannya adalah bagaimana mengolah mineral tersebut agar siap menjadi bagian dari komponen yang dibutuhkan industri global,” tambah Nezar.
Selain aspek sumber daya alam, akselerasi transformasi digital juga bertumpu pada penguatan SDM. Melalui program AI Talent Factory, Kementerian Komunikasi dan Digital menggandeng akademisi dan pusat riset untuk mencetak generasi muda yang mahir dalam teknologi AI.
Baca Juga: Meutya Hafid AI Bisa Tambah 3,67% PDB
Baca Juga: Pakai AI Bikin Cepat Pintar, tapi Bisa Turunkan Kemampuan Berpikir Mandiri
“Kementerian Komunikasi dan Digital menyiapkan program AI Talent Factory dengan melibatkan perguruan tinggi, pusat riset, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membekali generasi muda dengan keterampilan AI,” tambahnya.
Dengan menyatukan kekuatan sumber daya alam dan talenta digital, Indonesia optimistis mampu mengambil peran strategis sebagai pemain kunci, bukan sekadar pasar, dalam konstelasi industri AI global melalui pendekatan jalan tengah yang mengedepankan kepentingan nasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: