Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

UHN Gandeng Harvard Medical School dan CISDI Luncurkan Pusat Riset Layanan Kesehatan Primer 'PHIL'

UHN Gandeng Harvard Medical School dan CISDI Luncurkan Pusat Riset Layanan Kesehatan Primer 'PHIL' Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah tidak sendiri dalam mengupayakan penghadiran layanan kesehatan (yankes) primer bagi seluruh warga. Dibutuhkan upaya berbagi tanggung jawab melalui gotong-royong segenap sektor, mulai dari sektor publik, privat, sosial, hingga organisasi profesi serta lembaga pendidikan. Di situlah universitas bisa dan harus mengambil peran.

Demikian disampaikan oleh Rektor Universitas Harkat Negeri (UHN) Sudirman Said dalam pidato pembuka peluncuran Primary Healthcare Impact Lab (PHIL) di Gedung Swasana Badan Riset dan Inovasi Nasional, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026). 

Diikhtiarkan sebagai pusat riset dan inovasi layanan kesehatan primer, PHIL digagas bersama oleh UHN, Center for Indonesia’s Strategic Development Initiativis (CISDI), dan PT Tamaris Hidro, menggandeng Harvard Medical School (HMS).

Melalui PHIL, HMS kini mendukung UHN menyiapkan kurikulum fakultas kedokteran. Visi PHIL ialah menjadikan Indonesia salah satu pusat keunggulan riset kesehatan primer. 

"Universitas bukan penerbit ijazah saja, tapi pemberi solusi dan laboratorium peradaban tempat perumusan kebijakan berbasis sains dibudayakan," tutur Sudirman.

Lewat PHIL, UHN akan menjadi simpul riset yankes primer. Dimulai dari Brebes, Tegal, dan sekitar kampus UHN, PHIL akan diperluas ke berbagai titik tempat Tamaris beroperasi. 

"Kami ingin risetnya tak berhenti sebagai tumpukan publikasi akademis, tapi harus bisa diaplikasikan sebagai solusi nyata untuk memperkuat yankes primer," ungkap Sudirman.

Turut hadir Prof. David Golan, The Dean of Harvard Medical School. "Kehadiran Prof. Golan di tengah kita dan kunjungannya ke kampus kami di Tegal, bukan sekadar kunjungan formalitas, tapi sinyal untuk memperkuat fondasi kemitraan," papar Sudirman. 

Prof. Golan menyampaikan, "Secara global, investasi pada yankes primer terbukti memberikan dampak besar terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif."

Pendiri dan CEO CISDI, Diah Satyani Saminarsih, menambahkan, PHIL dirancang sebagai platform kebijakan dan inovasi nonklinis. 

"Lab tersebut bertujuan untuk menjembatani antara pengumpulan bukti dan implementasi praktis, antara penyelidikan akademis dengan realitas masyarakat dan partisipasi bisnis," katanya.

Baca Juga: Nezar Patria: Indonesia Bangun Industri AI tanpa Dominasi Negara

Presiden Direktur PT Tamaris Hidro, Mohammad Syahrial, menyatakan, "Investasi terbaik yang bisa dilakukan oleh sektor swasta bukan hanya membangun infrastruktur fisik, tapi lebih-lebih adalah infrastruktur manusia, termasuk sistem kesehatan yang menjangkau mereka-mereka yang paling membutuhkan.".

Sebagai penutup, Sudirman berpesan, "Setiap pertanyaan riset yang kalian ajukan, setiap data yang kalian kumpulkan dari komunitas, dan setiap rekomendasi yang kalian susun, adalah bata-bata yang membangun sistem kesehatan Indonesia secara lebih adil dan setara. Jangan pernah meremehkan kekuatan ilmu yang berpihak pada rakyat.".

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: