Kredit Foto: Redaksi
Platform video pendek TikTok mulai menghadirkan layanan berlangganan bebas iklan di Inggris dengan biaya 3,99 poundsterling atau sekitar Rp94,8 ribu per bulan. Layanan tersebut akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan dan hanya tersedia bagi pengguna berusia di atas 18 tahun.
Mengutip TechCrunch, pengguna yang berlangganan paket tersebut tidak akan melihat iklan saat menggunakan TikTok. Selain itu, data pengguna pelanggan layanan juga tidak akan dipakai untuk kepentingan periklanan digital.
Peluncuran layanan bebas iklan tersebut dinilai berkaitan dengan penerapan aturan General Data Protection Regulation(GDPR) di Inggris yang membatasi perusahaan teknologi menggunakan data pribadi pengguna untuk kebutuhan iklan tanpa persetujuan.
Managing Director TikTok UK Kris Boger mengatakan layanan tersebut ditujukan untuk memberikan pilihan lebih luas kepada pengguna tanpa mengubah peran iklan sebagai sumber utama monetisasi platform.
Baca Juga: Kreativitas Bertemu Teknologi, TikTok Go Buka Akses Pasar Global
Baca Juga: Ekraf Gandeng TikTok dan Tokopedia, Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Baca Juga: TikTok Nonaktifkan 780 Ribu Akun Anak, Pemerintah Tekan Platform Lain Patuh PP TUNAS
“Periklanan di platform kami telah membantu ribuan bisnis di Inggris menjangkau pelanggan baru, meningkatkan penjualan, dan menciptakan lapangan kerja. Sementara opsi bebas iklan memberikan pengguna kendali lebih besar atas pengalaman mereka,” ujar Boger dalam keterangan resmi.
TikTok sebelumnya mulai menguji model layanan bebas iklan sejak 2023. Namun hingga saat ini perusahaan belum mengungkapkan rencana ekspansi layanan serupa ke pasar lain, termasuk Amerika Serikat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: