Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Berburu 'Harta Karun' Abad-21: Mampukah RI Pecahkan Hegemoni China di Logam Tanah Jarang?

Berburu 'Harta Karun' Abad-21: Mampukah RI Pecahkan Hegemoni China di Logam Tanah Jarang? Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan

Outlook Magnet Permanen

Fokus pemerintah saat ini diarahkan pada pengembangan magnet permanen. Sektor magnet diprediksi akan mendominasi konsumsi REE dunia, dengan kenaikan pangsa pasar dari 29% pada 2023 menjadi 41% pada 2034. Unsur Neodimium (ND) memegang peranan vital sebesar 25% dari total kebutuhan unsur untuk komponen motor listrik dan turbin angin.

Kendati demikian, Irwandy memberikan catatan kritis terkait aspek ESG (Environmental, Social, and Governance). Pengolahan LTJ berisiko menghasilkan limbah radioaktif akibat kandungan Torium. "Pembuangan tailing berpotensi bersifat radioaktif. Ini menjadi tantangan lingkungan serius yang harus dikelola secara ketat dan harus mematuhi standar ESG internasional," imbuhnya.

Hingga tahun 2023, data menunjukkan total sumber daya LTJ Indonesia mencapai 136.000 ton bijih, dengan tingkat keyakinan terukur baru sebesar 1.822 ton. Dengan eksplorasi yang baru menyentuh 9 dari 28 lokasi potensial, ruang pertumbuhan investasi di sektor ini masih sangat terbuka lebar bagi para pemain global yang bersedia melakukan transfer teknologi di tanah air.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra