BYD Klaim Kuasai 40% Pasar Mobil Listrik Indonesia, Penjualan Tembus 90 Ribu
Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Liu mengatakan perkembangan kendaraan listrik di Indonesia masih menghadapi tantangan, terutama terkait infrastruktur pengisian daya di sejumlah daerah luar Jawa.
Menurutnya, keterbatasan stasiun pengisian kendaraan listrik masih menjadi perhatian konsumen, terutama di wilayah seperti Sulawesi.
“Banyak konsumen di daerah seperti Makassar yang sangat menyukai teknologi kami namun khawatir dengan ketersediaan charging station. BYD DM hadir sebagai solusi cerdas, bisa di-charge, namun tetap bisa isi bensin,” ujarnya.
Baca Juga: Jadi Harga Mobil Tertinggi, Supercar Listrik BYD Terjual Rp44 Miliar di Beijing Auto Show 2026
Baca Juga: Mengenal Mobil Segmen Supercar-nya BYD, Fang Cheng Bao
Untuk menjawab tantangan tersebut, BYD memperkenalkan teknologi Dual Mode (DM) yang memungkinkan kendaraan menggunakan sumber energi listrik sekaligus bahan bakar konvensional sebagai cadangan.
Perusahaan menyebut teknologi tersebut telah dikembangkan lebih dari dua dekade dan ditujukan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang masih mempertimbangkan aspek jarak tempuh dan infrastruktur pengisian daya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: