Rhenald Kasali Bongkar Penyebab Seller Ramai-Ramai Mau Tinggalkan Marketplace
Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Rhenald menilai platform besar saat ini telah membangun sistem kepercayaan yang mencakup pembayaran, proteksi pembeli, sistem ulasan hingga infrastruktur logistik. Menurut dia, jika perdagangan digital terpecah ke banyak kanal kecil, risiko penipuan dapat meningkat dan efisiensi biaya distribusi berpotensi menurun.
Ia juga menyoroti dampak terhadap tata kelola ekonomi digital. Menurutnya, perpindahan transaksi ke kanal yang tersebar dapat menyulitkan pemerintah membaca pola ekonomi digital nasional.
“Data ekonomi digital pun bagi pemerintah akan gelap. Pemerintah tidak bisa mengonsolidasi, membaca, karena sporadis, masing-masing jual sendiri-sendiri,” ujarnya.
Rhenald menambahkan kelompok yang berpotensi paling terdampak bukan masyarakat perkotaan, melainkan konsumen di daerah luar pusat ekonomi yang selama ini mengandalkan marketplace sebagai akses utama terhadap barang dan layanan.
"Menurut saya sih yang paling menderita ini bukanlah orang-orang kota seperti kita, tetapi konsumen yang di pinggiran, perbatasan dengan Kalimantan, perbatasan dengan pulau-pulau terpencil kita di luar, kemudian konsumen di Pulau Flores, di pulau-pulau lainnya," pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: