Kenapa Rupiah Sekarang Beda dengan 98? Ekonom: Kalau Sama Harusnya Sudah Rp33.000
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Meski demikian, ia mengingatkan stabilitas rupiah tetap sangat bergantung pada respons pemerintah dalam menjaga kepercayaan pasar dan stabilitas ekonomi domestik.
“Tetapi begini, jauh atau dekat ini tergantung dari bagaimana pemerintah merespons dengan kebijakan. Kalau pemerintah tetap complacent, denial, ya kita wajar merasa khawatir,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah memperkuat sense of crisis dan segera mengeluarkan kebijakan fundamental untuk menjaga stabilitas pasar keuangan dan nilai tukar rupiah.
“Yang kita harapkan pemerintah bangkit sense of crisis-nya, kemudian mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang fundamental untuk menstabilkan dunia,” ujar Wijayanto.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: