- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Sempat Disorot Kala Banjir Sumatra, Pemerintah Kini Percepat Proyek PLTA Batang Toru
Kredit Foto: Istimewa
Pemerintah memastikan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru tetap dilanjutkan meski diterpa polemik usai bencana banjir dan longsor di Sumatra yang menyeret nama proyek tersebut.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, menegaskan pembangunan proyek berkapasitas 510 megawatt (MW) itu masih berjalan sesuai rencana.
“Tetap jalan. Kami juga lagi upayakan percepatan dari Kementerian Kehutanan. Tadi juga sudah dimintakan oleh Pak Menteri Kehutanan untuk ada percepatan,” kata Yuliot di Jakarta, dikutip Selasa (26/5/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan pemerintah tetap melanjutkan proyek PLTA Batang Toru di tengah sorotan terhadap dugaan dampak proyek terhadap banjir dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.
Pemerintah juga tengah melakukan koordinasi untuk pemindahan delapan tower listrik yang terdampak bencana.
“Kalau PLTA Batang Toru ini kan ada 8 tower yang terdampak bencana kemarin. Jadi ya kita juga sudah lakukan koordinasi untuk bagaimana pemindahan 8 tower ini,” tambah Yuliot.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyebut PLTA Batang Toru yang berada di Tapanuli Selatan dijadwalkan mulai beroperasi komersial atau Commercial Operation Date (COD) pada Oktober 2026.
Baca Juga: Blackout di Sumatera, Anggota Komisi VI DPR Desak Evaluasi Total PLN
Baca Juga: KEK Industropolis Batang Siapkan Standar Baru Kawasan Industri Hijau ASEAN
“Rencana Oktober 2026 COD. Tadinya Desember (2025) atau Januari (2026), tapi menjadi Oktober. Sekarang lagi berbenah karena ada longsor,” ujar Eniya selepas konferensi pers Kinerja Kementerian ESDM, Kamis (8/1/2026).
Untuk diketahui, pembangkit tersebut dibangun oleh PT North Sumatera Hydro Energy dan berstatus sebagai Independent Power Producer (IPP) yang memasok listrik ke PT PLN (Persero).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra