- Home
- /
- EkBis
- /
- Agribisnis
Harga CPO Global Stabil, Kementan Curiga Ada Permainan di Balik Jatuhnya Harga Sawit
Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
Karena itu, Kementan meyakini distorsi harga komoditas perkebunan tersebut seharusnya dapat segera diatasi.
“Maka masalahnya ada di tengah, dan masalahnya ini masalah yang seharusnya mudah untuk kita selesaikan,” tegas Sudaryono.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Gulat Medali Emas Manurung, mengatakan harga TBS petani swadaya kini terpuruk di kisaran Rp1.800 hingga Rp2.200 per kilogram atau turun sekitar Rp600 hingga Rp1.500 per kilogram.
“Harga CPO global sedang bagus. Jika dikonversi ke rupiah rata-rata sekitar Rp18 ribu. Seharusnya harga dalam negeri berada di kisaran Rp15.800, tetapi sekarang hanya sekitar Rp11 ribu. Tidak masuk akal harga TBS petani jatuh sedalam ini,” ujar Gulat kepada wartawan usai rapat koordinasi di Kementan, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Baca Juga: Asal Syarat Ini Dipenuhi Purbaya, Wilmar Siap Buka-bukaan ke Market Soal Manipulasi Harga Ekspor CPO
Baca Juga: Tak Ada Surat Penyelidikan Resmi dari Purbaya Soal Manipulasi Harga Ekspor CPO, Begini Kata Wilmar
Kondisi tersebut menekan margin keuntungan petani hingga ke level defisit. Dengan harga pokok produksi (HPP) sekitar Rp2.000 per kilogram, mayoritas petani swadaya yang menguasai 93 persen total luas kebun rakyat kini harus menanggung kerugian.
Situasi itu berbeda dengan petani plasma yang masih terlindungi kontrak harga di level Rp3.600 per kilogram.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Muhammad Farhan Shatry
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: