- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
DSI Berpotensi Hambat Transisi Energi, Harga Batu Bara Bakal Makin Murah
Kredit Foto: KESDM
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menargetkan bauran energi nasional dapat mencapai 17% pada 2026.
"Kalau ingin saya ya mencapai 17(%), paling tidak. Inginnya ya, mudah-mudahan bisa tercapai," kata Eniya usai acara 4th Indonesia-Japan Hydrogen Ammonia Development Acceleration Forum di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Untuk mencapai target tersebut, Eniya mendorong sejumlah proyek pembangkit EBT skala besar yang mengalami keterlambatan agar segera beroperasi secara komersial atau mencapai Commercial Operation Date (COD).
''Saya sedang mengidentifikasi di RUPTL itu mana lagi yang delay. Karena banyak banget," ungkap Eniya.
Berdasarkan data Kementerian ESDM, total kapasitas terpasang pembangkit berbasis EBT hingga akhir 2025 mencapai 15.630 megawatt (MW). Kapasitas tersebut terdiri atas pembangkit tenaga air sebesar 7.587 MW, bioenergi 3.148 MW, panas bumi 2.744 MW, tenaga surya 1.494 MW, gasifikasi batu bara 450 MW, tenaga angin 152 MW, dan pembangkit berbasis sampah 36 MW.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: