Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Telkom Tegaskan Kasus Silmy Karim Tak Berkaitan dengan Tugas Komisaris

Telkom Tegaskan Kasus Silmy Karim Tak Berkaitan dengan Tugas Komisaris Kredit Foto: WE

Silmy Karim sendiri bukan sosok baru di lingkungan pemerintahan maupun BUMN. Sebelum menjabat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, ia pernah menjadi Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025 yang disampaikan pada 14 Maret 2026, Silmy Karim tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp234,59 miliar setelah dikurangi utang.

Mayoritas kekayaannya berasal dari aset tanah dan bangunan senilai Rp184,02 miliar. Selain itu, Silmy memiliki surat berharga senilai Rp8,69 miliar, alat transportasi dan mesin Rp8,47 miliar, harta bergerak lainnya Rp11,39 miliar, serta kas dan setara kas sebesar Rp31 miliar.

Dalam laporan tersebut, Silmy juga tercatat memiliki sejumlah kendaraan mewah, antara lain Mercedes Benz G63 tahun 2022 senilai Rp6 miliar, Toyota Land Cruiser tahun 2013 senilai Rp1 miliar, Jeep Wrangler tahun 2011 senilai Rp350 juta, Mercedes Benz 280E tahun 1981 senilai Rp150 juta, serta dua unit sepeda motor Harley Davidson.

Baca Juga: Wamen Imipas Silmy Karim Dinonaktifkan, Menteri Agus Andrianto Buka Akses Data untuk KPK

Baca Juga: KPK Duga Silmy Karim Terima Uang Sejak Jadi Dirjen Imigrasi, Bukan Saat Menjabat Wamen

Sebelumnya, KPK menetapkan Silmy Karim sebagai tersangka dalam pengembangan kasus dugaan suap pengurusan dokumen keimigrasian yang terungkap melalui OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam pengurusan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS).

Dalam perkara itu, KPK juga telah mengamankan sejumlah pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi serta pihak swasta yang diduga terlibat dalam praktik pengurusan dokumen keimigrasian.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri