Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Purbaya Tak Terima Disebut Ugal-Ugalan Buat Anggaran: Pajak Naik, Defisit Terjaga!

Purbaya Tak Terima Disebut Ugal-Ugalan Buat Anggaran: Pajak Naik, Defisit Terjaga! Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Selain penerimaan negara yang meningkat, Purbaya menyoroti perbaikan keseimbangan primer yang kembali mencatat surplus. Hingga Mei 2026, surplus keseimbangan primer mencapai Rp58,6 triliun.

“Yang penting lagi adalah surplus keseimbangan primernya sekarang Rp58,6 triliun, sudah positif lagi. Artinya anggaran kita sekarang lebih berkesinambungan dibanding bulan-bulan sebelumnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa posisi tersebut membaik dibandingkan April 2026 ketika surplus keseimbangan primer masih berada di kisaran Rp28 triliun.

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya juga menyinggung berbagai perdebatan mengenai metode penghitungan kondisi ekonomi yang ramai beredar di media sosial. Menurutnya, terlepas dari pendekatan yang digunakan, indikator fiskal saat ini masih menunjukkan arah yang positif.

“Kalau kita pakai cara menghitung ekonomi yang di TikTok segala macam, dia kan dikali-kalikan. Ya sudah kalau saya cari cara yang sama jadi 12 per 7 kali 0,7 kira-kira dapatnya sekitar 1,8,” katanya.

Data APBN per Mei 2026 juga menunjukkan penerimaan perpajakan mencapai Rp958,2 triliun atau tumbuh 18,9% secara tahunan. Di dalamnya, penerimaan pajak tumbuh 22,1% menjadi Rp834,4 triliun, sementara penerimaan kepabeanan dan cukai meningkat 0,7% menjadi Rp123,8 triliun.

Pada saat yang sama, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp226,4 triliun atau tumbuh 19,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri