Kredit Foto: PT Bukit Asam Tbk
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) resmi menunjuk Bambang Ismawan sebagai Direktur Utama Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis (11/6/2026). Bambang menggantikan Arsal Ismail yang masa jabatannya telah berakhir.
Keputusan tersebut menandai perubahan kepemimpinan di tubuh emiten batu bara anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID tersebut. Sebelum ditunjuk sebagai Direktur Utama, Bambang menjabat sebagai Komisaris Utama PTBA.
Seiring dengan pengangkatan Bambang, pemegang saham juga menunjuk Ida Bagus Putu Dunia sebagai Komisaris Utama Perseroan. Selain itu, pemegang saham mengangkat Hennita Sitepu sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi menggantikan Ihsanudin Usman serta menunjuk Mochammad Rifqi Hari Muji sebagai Direktur Komersial dan Supply Chain menggantikan Verisca Hutanto.
Perubahan susunan pengurus tersebut menjadi salah satu keputusan strategis yang dihasilkan dalam RUPST Tahun Buku 2025. Menurut manajemen, berbagai keputusan yang diambil dalam rapat tersebut diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara penguatan struktur bisnis, penciptaan nilai bagi pemegang saham, dan keberlanjutan pengembangan usaha Perseroan.
Corporate Secretary PTBA, Eko Prayitno, mengatakan seluruh keputusan yang dihasilkan dalam RUPST mencerminkan komitmen Perseroan untuk menjaga keseimbangan antara pemberian nilai tambah kepada pemegang saham, penguatan struktur permodalan, dan keberlanjutan pengembangan usaha.
"Di tengah dinamika industri pertambangan dan energi, PTBA terus berupaya menjaga kinerja operasional yang optimal, meningkatkan efisiensi, memperkuat hilirisasi batu bara, serta mengembangkan berbagai inisiatif bisnis yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Eko.
Baca Juga: RUPST PTBA Setujui Dividen Rp1,32 Triliun Hingga Rombak Susunan Direksi & Komisaris
Baca Juga: PTBA Siapkan Kajian Komprehensif Dukung Implementasi Skema Ekspor Baru DSI
Dalam RUPST yang sama, pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp1,32 triliun atau 45% dari laba bersih Perseroan tahun 2025 yang mencapai Rp2,93 triliun. Sementara sebesar Rp1,61 triliun atau 55% dari laba bersih ditetapkan sebagai saldo laba ditahan guna mendukung pengembangan usaha dan menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan.
Sepanjang 2025, PTBA membukukan pendapatan sebesar Rp42,65 triliun. Kinerja tersebut didukung oleh penjualan domestik yang berkontribusi sebesar 54% dan ekspor sebesar 46%. Adapun lima negara tujuan ekspor terbesar Perseroan meliputi Bangladesh, India, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina.
Dari sisi keuangan, total aset PTBA per 31 Desember 2025 mencapai Rp43,92 triliun atau meningkat 5% dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar Rp41,79 triliun. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh kenaikan aset tidak lancar sebesar 12% atau sekitar Rp3,12 triliun.
Susunan Direksi PT Bukit Asam Tbk:
Direktur Utama: Bambang Ismawan
Direktur Operasi dan Produksi: Ilham Yacob
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Una Lindasari
Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi: Hennita Sitepu
Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk: Turino Yulianto
Direktur Komersial dan Supply Chain: Mochammad Rifqi Hari Muji
Susunan Dewan Komisaris PT Bukit Asam Tbk:
Komisaris Utama: Ida Bagus Putu Dunia
Komisaris Independen: Dewi Hanggraeni
Komisaris Independen: Suko Hartono
Komisaris: Dalu Agung Darmawan
Komisaris: Zaelani
Komisaris: Ferial Martifauzi
Komisaris: Lana Saria.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: