Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

GOTO, NCKL, DOID, dan CNMA Resmi Keluar dari FTSE Russell, Begini Gerak Sahamnya

GOTO, NCKL, DOID, dan CNMA Resmi Keluar dari FTSE Russell, Begini Gerak Sahamnya Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

Selain GOTO dan NCKL, FTSE Russell juga telah mengeluarkan PT Delta Dunia Makmur Tbk melalui entitas BUMA Internasional Group (DOID) dan PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) dari FTSE GEIS Micro Cap Index.

Saham PT Delta Dunia Makmur Tbk melalui entitas BUMA Internasional Group (DOID) justru ditutup menguat 2,94% atau naik 6 poin ke level Rp210 per saham dengan nilai transaksi sekitar Rp548,39 juta. Sementara itu, saham PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), pengelola jaringan bioskop Cinema XXI, ditutup melemah 2,27% atau turun 2 poin ke level Rp86 per saham dengan nilai transaksi sekitar Rp1,40 miliar.

Di tengah penghapusan sejumlah saham Indonesia dari FTSE Russell, pasar saham domestik juga berada dalam tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,98% ke level 6.116,69 setelah sempat menyentuh level terendah harian di 6.052,94.

Sebelumnya pada Mei 2026, FTSE Russell juga mencoret PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dari FTSE GEIS Large Cap Index. FTSE menyebut penghapusan dilakukan karena gagal memenuhi ketentuan konsentrasi kepemilikan saham (failed high shareholding concentration).

Sementara itu, PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) juga dikeluarkan dari indeks FTSE karena tidak memenuhi persyaratan saham beredar di publik (failed minimum free float requirement).

Dua emiten lainnya, yakni PT Hillcon Tbk (HILL) dan PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA), turut dicoret dari indeks FTSE Russell karena gagal memenuhi kriteria pemantauan saham (failed surveillance stocks screen).

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri