Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Diungkap Menterinya Prabowo, Pemerintah Tahu Isi Hati Pengkritik MBG: Bukan Program yang Salah

Diungkap Menterinya Prabowo, Pemerintah Tahu Isi Hati Pengkritik MBG: Bukan Program yang Salah Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menilai para pengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejatinya memahami bahwa program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut bukanlah kebijakan yang keliru. Menurutnya, kritik yang muncul selama ini lebih banyak menyasar aspek pengelolaan dan pelaksanaan program di lapangan.

Ia menegaskan, secara filosofi maupun nilai kemanusiaan, MBG memiliki tujuan yang sangat mulia karena menyasar pemenuhan gizi bagi kelompok rentan, terutama anak-anak, masyarakat miskin dan perempuan. Hal ini menurutnya dipahami oleh beragam kalangan masyarakat hingga mahasiswa yang sering mengkritik program tersebut.

Baca Juga: Relawan Minta Publik Sabar, Jokowi Akan Ungkap Sosok 'Orang Kuat' di Balik Roy Suryo dan Dokter Tifa

"Saya yakin bahkan yang mengkritik pun mungkin merasa bahwa pada dasarnya MBG bukan program yang salah. Tetapi mungkin yang dilihat selama ini adalah pengelolaannya, manajemennya, tata kelolanya, prosesnya, kemudian verifikasinya, kualitasnya dan seterusnya," ujar Faisol di Youtube Hendri Satrio Official, dikutip Selasa (23/6).

Menurut dia, program Makan Bergizi Gratis memiliki landasan yang kuat, termasuk dari perspektif nilai sosial dan keagamaan yang menempatkan negara sebagai pihak yang berkewajiban melindungi dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang rentan.

Karena itu, ia menilai perdebatan mengenai penting atau tidaknya program MBG sebenarnya tidak terlalu besar. Yang menjadi perhatian publik justru terletak pada bagaimana program tersebut dijalankan secara efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Faisol pun menyambut positif langkah evaluasi yang saat ini dilakukan pemerintah terhadap pelaksanaan MBG. Ia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan tugas kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik S. Deyang, untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap program tersebut.

"Sekarang Presiden sedang menugaskan kepala BGN yang baru untuk memperbaiki seluruhnya, mengevaluasi, termasuk adalah misalnya beban fiskal yang kemudian ditanggung oleh negara," kata Faisol.

Ia menegaskan evaluasi tidak berarti pemerintah meragukan urgensi program tersebut. Sebaliknya, evaluasi dilakukan agar implementasi MBG semakin baik dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

"MBG tentu akan dievaluasi, tapi bahwa program MBG itu adalah program yang penting sekali buat kita, saya kira enggak ada terlalu banyak perdebatan," ujarnya.

Selain aspek tata kelola, Faisol juga menyoroti pentingnya penyesuaian menu dalam program MBG. Menurutnya, kebutuhan gizi anak-anak saat ini berbeda dengan masa lalu sehingga variasi menu yang dirancang secara baik akan berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Ia meyakini penyediaan makanan bergizi dengan komposisi yang tepat dapat menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Baca Juga: Pemerintah Turun Gunung, Ini Jurus Prabowo Hadapi Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

"MBG dengan variasi menu yang sudah dibuat untuk anak-anak pasti akan sangat berguna di masa-masa pertumbuhan mereka," pungkas Faisol.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar