Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tersangka Ijazah Palsu Jokowi, dr. Tifa Cerita Tekanan Darah Meledak di Ruang Penyidik

Tersangka Ijazah Palsu Jokowi, dr. Tifa Cerita Tekanan Darah Meledak di Ruang Penyidik Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Warta Ekonomi, Jakarta -

Tifauzia Tyassuma alias dr. Tifa, tersangka kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), menceritakan kondisi yang dialaminya setelah ditangkap hingga akhirnya dirawat di RS Polri Kramat Jati pada Jumat (19/6/2026) malam.

Ia menjelaskan bahwa di ruang penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya sempat dilakukan pemeriksaan kesehatan, dengan hasil tekanan darah mencapai 165 mmHg. 

Tifa mengaku sejak pagi belum makan karena harus mempersiapkan ujian magister di Fakultas Kedokteran UI. Usai ujian, pemeriksaan berlanjut, namun ia tetap tidak diberi makanan.

Bahkan ketika dipindahkan ke sel bersama lima tahanan lain di Dittahti, ia masih belum menerima makanan. 

"Dari jam 8 sampai jam 11.30, bayangkan dalam kondisi tidak makan. Lalu siang pun juga tidak ada makan, lalu kemudian saya dipindahkan. Jadi tidak heran bila tensi saya itu naik secara mendadak," ungkapnya dalam konferensi pers di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, dikutip Kamis (25/6).

Tifa akhirnya menyampaikan hal tersebut kepada Direktur Tahti, setelah itu ia kemudian diberikan ransum yang menurutnya tidak layak.

Baca Juga: Roy Suryo & Dokter Tifa Lawan Balik Polisi, Sidang Ini Bisa Bongkar Semuanya!

Kondisi tersebut memicu kambuhnya penyakit GERD yang ia derita. Akhirnya, pihak kepolisian membawa Tifa ke RS Polri.

"Ketika saya diperiksa di UGD, diperiksa lengkap ya, lab, rontgen, semua lengkap, ternyata pihak rumah sakit menyatakan bahwa saya tidak sehat dan saya harus dirawat," tuturnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya