Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Minat Investor ke TPIA Meningkat, Obligasi Laris dan Saham Makin Likuid

Minat Investor ke TPIA Meningkat, Obligasi Laris dan Saham Makin Likuid Kredit Foto: Chandra Asri Group
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencatat dua sentimen positif di pasar modal. Perseroan berhasil menuntaskan Program Obligasi Berkelanjutan (PUB) V senilai total Rp6 triliun dengan penerbitan tahap akhir mengalami kelebihan permintaan (oversubscription), sementara porsi saham publik (free float) meningkat menjadi sekitar 25,7% yang dinilai memperkuat daya tarik saham TPIA bagi investor institusi.

Keberhasilan penerbitan obligasi dan meningkatnya free float dinilai memperkuat posisi TPIA di pasar modal, baik dari sisi akses pendanaan maupun likuiditas perdagangan saham.

Group CFO sekaligus Direktur Chandra Asri Group Andre Khor mengatakan penyelesaian PUB V mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap fundamental, strategi bisnis, dan pengelolaan keuangan perseroan.

“Penyelesaian Program Obligasi Berkelanjutan V menunjukkan kepercayaan investor terhadap kinerja, strategi bisnis, serta pengelolaan keuangan Perseroan yang disiplin,” ujar Andre.

Ia mengatakan dana hasil penerbitan obligasi akan mendukung penguatan operasional, menjaga ketahanan keuangan, serta mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Selain memperoleh respons positif di pasar obligasi, TPIA juga mencatat peningkatan porsi saham publik (free float) menjadi sekitar 25,7%.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta menilai peningkatan free float menjadi katalis positif karena dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham sekaligus memperbesar peluang masuknya investor institusi.

Baca Juga: IHSG Jebol ke 5.883! Outflow Asing Tembus Rp1,17 Triliun, BBRI dan TPIA Paling Banyak Dibuang

Baca Juga: Anak Prajogo Pangestu Serok Saham TPIA, Harga Langsung Terbang 13%

Baca Juga: TPIA Perbesar Porsi Saham Publik, Investor Institusi Mulai Melirik

Menurut dia, investor institusi seperti dana pensiun, manajer investasi, hingga global fund umumnya menjadikan tingkat free float sebagai salah satu indikator dalam menentukan keputusan investasi.

“Dengan posisi free float yang semakin kuat, peluang masuknya dana besar ke saham TPIA menjadi semakin terbuka,” kata Nafan.

Ia menambahkan, peningkatan free float juga dapat menjadi faktor pendukung dalam penentuan bobot saham pada indeks global seperti MSCI dan FTSE. Jika bobot saham meningkat dalam indeks tersebut, potensi aliran dana dari investor pasif (passive fund) juga akan semakin besar.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan saham TPIA masuk ke Papan Utama setelah sebelumnya tercatat di Papan Pengembangan.

Presiden Direktur sekaligus CEO Chandra Asri Group Erwin Ciputra mengatakan perpindahan tersebut mencerminkan upaya perseroan dalam memperkuat fundamental bisnis dan tata kelola perusahaan.

“Pencapaian ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan tata kelola perusahaan, serta menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ke depan, Chandra Asri Group akan melanjutkan strategi penguatan kinerja operasional, meningkatkan daya saing, serta mengembangkan portofolio bisnis di sektor energi, kimia, dan infrastruktur sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri