Tambah Lima Ruas Jalan di Papua, Gubernur Papua hingga Bupati Jayapura Sampaikan Pesan untuk Prabowo
Kredit Foto: BPMI
Pembangunan infrastruktur jalan di Papua terus diperkuat pemerintah sebagai upaya meningkatkan konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. Melalui peresmian sejumlah ruas jalan daerah oleh Presiden Prabowo Subianto, akses menuju wilayah yang selama ini terisolasi diharapkan semakin terbuka sehingga distribusi hasil produksi masyarakat menjadi lebih lancar.
Di Papua, terdapat lima paket pekerjaan jalan yang diresmikan, yakni ruas Kiren–Kaisau di Kabupaten Sarmi, Inasi–Bawei di Kabupaten Biak Numfor, Botawa–Koweda–Barapasi di Kabupaten Waropen, Warbo dari Arso VII–Arso III di Kabupaten Keerom, serta Skori–Puai di Kabupaten Jayapura.
Gubernur Papua Matius Fakhiri menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Menurut dia, jalan yang dibangun akan membuka akses menuju daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau masyarakat.
"Kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden RI yang sudah membangun jalan dan bisa dinikmati oleh masyarakat. Jalan yang dibangun ini akan membuka akses daerah yang terisolir," ujar Matius.
Ia menilai pembangunan jalan menjadi kebutuhan penting bagi Papua karena berpengaruh langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan konektivitas yang semakin baik, hasil produksi dari kampung dapat dipasarkan ke wilayah perkotaan sehingga membuka peluang peningkatan pendapatan warga.
"Kita di Papua membutuhkan konektivitas. Dengan jalan bisa tembus maka potensi asli kampung bisa dibawa dan dijual ke perkotaan. Dengan begitu, maka ekonomi masyarakat di kampung juga ikut bertumbuh," katanya.
Matius berharap sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus diperkuat agar pembangunan infrastruktur dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Papua. Menurutnya, semakin banyak daerah yang terhubung, semakin besar pula peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Senada dengan itu, Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan ruas jalan Skori–Puai sepanjang tujuh kilometer telah menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan memutar untuk menuju Sentani. Kehadiran jalan tersebut dinilai akan mempermudah mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi.
"Ini merupakan salah satu kerinduan masyarakat yang terjawab karena selama ini kalau masyarakat ke arah Sentani harus putar jauh, tapi dengan adanya akses jalan hari ini maka akan mempermudah masyarakat," kata Yunus.
Ia juga mengungkapkan pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan ruas jalan baru menuju Sabiab serta pengaspalan jalan Amai–Dormena. Menurutnya, peningkatan infrastruktur tersebut penting untuk mendukung pengembangan kawasan pariwisata yang berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
"Daerah itu adalah pariwisata dan menjadi tujuan wisata dari banyak orang. Jika jalannya bagus maka wisatawan akan datang dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan pembangunan jalan daerah merupakan instrumen penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat konektivitas nasional.
"Infrastruktur jalan merupakan alat pengungkit pertumbuhan ekonomi, penguat konektivitas nasional, dan wujud nyata kehadiran negara dalam melayani masyarakat hingga ke daerah, sesuai arahan Bapak Presiden bahwa ekonomi tumbuh dari desa," kata Dody.
Baca Juga: Didukung PDSI, Sumur Baru di Papua Barat Daya Produksi 623 Barel Minyak per Hari
Ia menjelaskan program pembangunan jalan dirancang untuk memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat distribusi hasil produksi daerah, meningkatkan akses menuju pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
Menurut Dody, pembangunan infrastruktur kini tidak lagi terpusat di wilayah tertentu, tetapi telah menjangkau berbagai pelosok Indonesia secara lebih inklusif, adil, dan merata. Melalui penguatan konektivitas tersebut, pemerintah berharap pembangunan jalan di Papua dapat menjadi fondasi tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru, meningkatkan daya saing daerah, serta mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: