Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IKI Juni 2026 Tetap Ekspansi, Kemenperin Sebut Industri Manufaktur Masih Tangguh Hadapi Tekanan

IKI Juni 2026 Tetap Ekspansi, Kemenperin Sebut Industri Manufaktur Masih Tangguh Hadapi Tekanan Kredit Foto: Kemenperin

Sementara itu, kinerja ekspor manufaktur masih menjadi penopang penting bagi industri nasional. Permintaan dari sejumlah negara tujuan ekspor nonmigas tercatat masih tumbuh positif di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Selain pasar ekspor, pasar domestik juga dinilai tetap menjadi kekuatan utama industri manufaktur Indonesia. Berbagai program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, implementasi biodiesel B50, hingga Program Kampung Nelayan diperkirakan akan mendorong peningkatan permintaan terhadap produk industri dalam negeri.

Menurut Febri, kombinasi antara besarnya pasar domestik, dukungan belanja pemerintah, dan prospek ekspor yang masih positif menjadi modal penting bagi industri manufaktur untuk tetap tumbuh di tengah berbagai tantangan.

Ke depan, Kemenperin tetap mewaspadai sejumlah risiko yang dapat memengaruhi aktivitas industri, mulai dari tekanan inflasi, suku bunga tinggi, pelemahan rupiah, hingga kenaikan biaya energi. Selain itu, potensi fenomena El Nino pada paruh kedua tahun ini juga berpotensi memberi tekanan pada sejumlah sektor industri yang bergantung pada ketersediaan air dan energi.

Baca Juga: Ekspor Manufaktur Ditargetkan Naik 50 Persen, Ini Strategi Kemenperin

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, pemerintah akan terus memperkuat berbagai kebijakan strategis, termasuk menjamin pasokan bahan baku, memperkuat pasar domestik, mempercepat hilirisasi, meningkatkan produktivitas industri, serta memperluas akses pasar ekspor.

"Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan industri manufaktur sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional," tutup Febri.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman