India Ikut Pemugaran Candi Prambanan, Narendra Modi ke Yogyakarta 8 Juli 2026
Kredit Foto: Antara/Media Center KTT ASEAN 2023/Raisan Al Farisi
Perdana Menteri India Narendra Modi dijadwalkan mengunjungi Yogyakarta pada Rabu (8/7/2026) untuk mendukung rencana pemugaran Candi Prambanan. Kunjungan itu menjadi bagian dari rangkaian lawatan kenegaraan Modi ke Indonesia sekaligus tindak lanjut kesepakatan bilateral antara Indonesia dan India yang dicapai pada 2025.
Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, mengatakan dukungan terhadap pemugaran Candi Prambanan merupakan implementasi dari Pernyataan Bersama 2025 yang disepakati oleh pemimpin kedua negara.
"Mengenai Yogyakarta, beliau berkunjung karena, jika melihat Pernyataan Bersama tahun 2025, kedua pemimpin telah menyepakati bahwa India akan mendukung pemugaran Candi Prambanan," ujar Chakravorty dalam konferensi pers di Kedutaan Besar India, seperti dikutip ANTARA, Sabtu (4/7/2026).
Ia menjelaskan, sejak kesepakatan tersebut ditandatangani, Pemerintah India telah bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Indonesian Heritage Institute, serta Archaeological Survey of India (ASI) untuk mempersiapkan proyek restorasi candi.
Menurut Chakravorty, ASI dipilih karena memiliki pengalaman panjang dalam pemugaran situs-situs bersejarah di berbagai negara. Lembaga tersebut sebelumnya terlibat dalam restorasi Angkor Wat di Kamboja dan kini juga mengerjakan proyek serupa di Laos serta Vietnam.
"ASI merupakan salah satu dari sedikit organisasi di dunia yang memiliki keahlian dalam pemugaran candi dan monumen kuno," katanya.
Ia menambahkan, tim ahli ASI telah menyelesaikan survei awal di Candi Prambanan dan menyusun laporan proyek. Saat ini, laporan tersebut masih dalam tahap evaluasi sebelum pekerjaan fisik dimulai.
"Tim ASI telah datang ke Indonesia, meninjau candi tersebut, dan menyusun laporan proyek yang saat ini sedang dalam tahap evaluasi. Kami meyakini bahwa ketika kedua pemimpin bertemu, mereka akan mengumumkan dimulainya pekerjaan pemugaran candi tersebut," ujar Chakravorty.
Pemerintah India juga memandang pemugaran Candi Prambanan berpotensi memperkuat sektor pariwisata Indonesia, khususnya di Yogyakarta. Menurut Chakravorty, keberhasilan restorasi diharapkan mampu meningkatkan daya tarik kawasan tersebut bagi wisatawan mancanegara, termasuk dari India.
Baca Juga: Bakso Aci Putar Uang Rp2 Miliar per Akhir Pekan, Diusulkan jadi Warisan Budaya Tak Benda Garut
"Jika candi tersebut berhasil dipugar, saya yakin hal itu akan menarik wisatawan dari seluruh dunia, termasuk dari India. Saya melihat ini sebagai bagian dari rencana untuk mengembangkan destinasi wisata lainnya di Indonesia," katanya.
Rangkaian kunjungan kenegaraan Modi ke Indonesia dijadwalkan dimulai pada Senin (6/7/2026) malam dengan tiba di Jakarta. Selanjutnya, ia akan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (7/7/2026), menghadiri agenda bersama komunitas India di Indonesia, kemudian melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta sebelum bertolak ke Australia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: