Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ngamuk Lempari Polisi, Ini Permintaan Pendukung MBG Saat Demo di Kantor BGN

Ngamuk Lempari Polisi, Ini Permintaan Pendukung MBG Saat Demo di Kantor BGN Kredit Foto: Akun X @@Ika_mayl
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ratusan massa pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2026). Sebelum tiba di lokasi, rombongan sempat dicegat aparat kepolisian yang meminta peserta aksi tidak bergerak menuju kantor BGN.

Massa yang tergabung dalam Presidium Relawan dan Simpatisan Dukung MBG sebelumnya berkumpul di depan Kantor Kementerian BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan. Dari titik tersebut, mereka berjalan kaki memutar melewati kawasan Menara BSI menuju Kantor BGN.

Saat rombongan mulai bergerak, aparat kepolisian sempat bernegosiasi dengan perwakilan massa. Polisi meminta penyampaian aspirasi dilakukan di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan tanpa bergerak ke kantor BGN.

Namun, massa tetap melanjutkan perjalanan. Ketika tiba di depan Lapangan IRTI Monas, langkah mereka kembali dihentikan aparat yang berjaga di depan mobil komando sehingga rombongan tidak dapat langsung melanjutkan perjalanan. Pada saat yang sama, polisi juga menutup arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan sebagai bagian dari pengamanan aksi.

Meski sempat tertahan, sekitar pukul 16.00 WIB ratusan peserta aksi yang didominasi mengenakan pakaian putih akhirnya tiba di depan Kantor BGN. Mereka membawa berbagai poster berisi dukungan terhadap keberlanjutan program MBG, kemudian berbaris di depan gerbang kantor dan menyampaikan orasi secara bergantian.

Dalam orasinya, koordinator aksi menegaskan bahwa demonstrasi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program MBG sebagai salah satu program pemerintah. Meski demikian, mereka mendesak BGN memperbaiki tata kelola dan sistem pelaksanaan program agar memberikan kepastian bagi para mitra penyelenggara.

Massa menilai evaluasi terhadap program MBG seharusnya difokuskan pada pembenahan tata kelola, bukan penghentian program. Mereka meminta pemerintah memastikan keberlanjutan program tetap berjalan sembari menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi para mitra di lapangan.

Selain itu, peserta aksi mendesak BGN bertanggung jawab atas berbagai kendala yang dialami mitra penyelenggara. Menurut mereka, banyak mitra telah mengeluarkan investasi dalam jumlah besar untuk mendukung pelaksanaan program sehingga membutuhkan kepastian mengenai kelanjutan kerja sama.

Massa juga berharap proses evaluasi tidak mengurangi manfaat program MBG, baik bagi masyarakat penerima manfaat maupun petani, nelayan, dan pelaku usaha yang menjadi bagian dari rantai pasok program.

Perwakilan massa menyampaikan bahwa peserta aksi berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka terdiri atas mitra penyelenggara, petani, nelayan, hingga pelaku usaha yang terlibat dalam ekosistem program MBG.

Dalam demonstrasi tersebut, massa berharap dapat bertemu langsung dengan pimpinan BGN untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperoleh penjelasan mengenai tindak lanjut penyelesaian persoalan yang dihadapi para mitra penyelenggara.

"Karena kita tidak berhasil ditemui pimpinan, biarkan kami ke kantor BGN," teriak salah seorang orator saat berorasi di dekat Halte Balai Kota.

Baca Juga: Benarkah Raffi Ahmad Minta Mbak Lala yang Pintar Urus Gizi Rafatar dan Cipung Jadi Wakil Kepala BGN?

Namun, hingga aksi berlangsung tidak ada pejabat BGN yang menemui perwakilan demonstran. Kondisi tersebut memicu ketegangan di lokasi. Sejumlah massa yang berada di barisan depan mencoba menerobos barikade polisi yang menghalangi akses menuju kantor BGN.

Dalam situasi yang memanas, massa di barisan terdepan terus berteriak meluapkan kekecewaan. Aksi saling dorong antara demonstran dan aparat pun tak terhindarkan. Beberapa peserta aksi juga terlihat melemparkan gelas plastik berisi air mineral ke arah petugas.

Sementara itu, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri sebelumnya mengatakan aksi tersebut dikoordinasikan oleh Presidium Relawan dan Simpatisan Dukung MBG bersama sejumlah elemen lainnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat