Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Industri Kimia Nasional Tancap Gas Bidik Pasar Eurasia

Industri Kimia Nasional Tancap Gas Bidik Pasar Eurasia Kredit Foto: Kemenprin

Menurut Taufiek, Rusia memiliki sejumlah keunggulan yang dapat mendukung pengembangan industri kimia Indonesia, mulai dari teknologi proses petrokimia, kapasitas produksi bahan kimia dasar berskala besar, hingga pengalaman dalam pengembangan industri farmasi berbasis riset.

Karena itu, INNOPROM 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi dalam bentuk ko-manufaktur produk kimia bernilai tambah, transfer teknologi, pengembangan bahan baku farmasi, hingga investasi di kawasan industri kimia yang telah siap beroperasi di Indonesia.

Dalam ajang tersebut, Indonesia diwakili oleh PT Zeus Kimiatama Indonesia, ASAKI, PT Argha Karya Prima Industry, PT Muliaglass, PT Herba Asa Nusa, Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia, dan Pupuk Indonesia. Kehadiran berbagai perusahaan dan asosiasi tersebut mencerminkan semakin lengkapnya ekosistem industri kimia nasional yang mampu bersaing di pasar global.

Baca Juga: Ekspor ke Armenia Melonjak 83 Persen, Indonesia Jajaki Kerja Sama Industri Baru di INNOPROM 2026

Officer of Business Portfolio PT Pupuk Indonesia, Dara Amelia, menyambut positif keikutsertaan Indonesia dalam INNOPROM 2026. Menurutnya, pameran tersebut menjadi kesempatan strategis untuk memperluas jejaring bisnis dengan mitra di kawasan Eurasia.

"Partisipasi Pupuk Indonesia di INNOPROM 2026 menjadi kesempatan penting bagi kami untuk memperkuat hubungan dengan mitra industri di kawasan Eurasia. Kami berharap kehadiran Indonesia dapat membuka ruang kerja sama yang lebih konkret, khususnya di bidang pengembangan industri pupuk dan bahan kimia pertanian," ujarnya.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman