Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

AAJI Perluas Kanal Distribusi Lewat Transformasi TADEA

AAJI Perluas Kanal Distribusi Lewat Transformasi TADEA Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mentransformasi ajang Top Agent Award (TAA) menjadi Top Agent & Distribution Excellence Awards (TADEA) 2026 sebagai respons atas berkembangnya ekosistem distribusi asuransi jiwa di Indonesia.

Melalui perubahan itu, AAJI memperluas cakupan penghargaan tidak hanya bagi tenaga pemasar dari kanal keagenan tapi juga berbagai kanal distribusi modern yang dinilai berperan dalam memperluas akses perlindungan asuransi jiwa.

Ajang yang akan digelar pada 12-14 Agustus di Surabaya ini meliputi kegiatan Industry Social Responsibility, Literasi dan Edukasi Keuangan, Convention, serta Gala Dinner & Awards Night dan akan dihadiri lebih dari 1.000 peserta yang terdiri dari tenaga pemasar, manajemen perusahaan asuransi jiwa, praktisi industri, regulator, dan pemangku kepentingan dijadwalkan menghadiri ajang tersebut.

Ketua Dewan Pengurus AAJI, Albertus Wiroyo, mengatakan transformasi penghargaan dilakukan seiring perubahan pola distribusi di industri asuransi jiwa.

"Selama hampir empat dekade, Top Agent Award (TAA) telah menjadi simbol apresiasi paling bergengsi bagi para insan asuransi terbaik di industri asuransi jiwa. Seiring dengan berkembangnya industri, ekosistem distribusi juga tumbuh dengan pesat dan semakin beragam untuk menjangkau kebutuhan masyarakat," ujar Albertus dalam keterangan resmi, Jumat (10/7/2026).

Ia menilai, penyelenggaraan ke-39 ini bisa diperluas agar bisa mengakomodasi berbagai kanal distribusi yang berkembang.

"Pada penyelenggaraan ke-39 ini, TAA bertransformasi menjadi TADEA dengan cakupan penghargaan yang lebih luas untuk memberikan apresiasi kepada para insan asuransi dari berbagai kanal distribusi atas kinerja unggul, integritas tinggi, dan dedikasi konsisten yang telah berperan penting dalam memperluas akses perlindungan asuransi jiwa bagi masyarakat Indonesia. Melalui ajang ini, AAJI ingin menegaskan pentingnya profesionalisme, kualitas layanan, serta komitmen jangka panjang dalam membangun industri asuransi jiwa yang sehat dan berkelanjutan," kata Albertus.

Melalui transformasi itu, TADEA tidak lagi berfokus pada kanal keagenan tradisional tapi juga kepada pelaku distribusi melalui bancassurance, telemarketing, kanal digital, serta berbagai bentuk kemitraan strategis lainnya.

Selain itu, AAJI juga menambahkan kategori baruu yakni Top Agent Gen Z dan Top Rookie Agent in Bancassurance sebagai bentuk apresiasi kepada talenta baru yang ikut mendorong kemajuan industri.

Baca Juga: Klaim Kesehatan Melonjak, AAJI Sebut Co-Payment Tak Bisa Dihindari

Baca Juga: OJK Beberkan Skema Universal Banking di PFII, Bisa Layani Asuransi hingga Kripto

Sebagai Ketua Panitia TADEA 2026, Antonius Probosanjoyo mengatakan penyelenggaraan TADEA juga dirancang sebagai ruang kolaborasi dan pengembangan kompetensi bagi pelaku industri.

"Kami ingin TADEA menjadi lebih dari sekadar perayaan prestasi, tetapi juga refleksi dari keberagaman kekuatan yang dimiliki oleh para tenaga pemasar asuransi jiwa di Indonesia. Melalui berbagai rangkaian kegiatan yang kami hadirkan, TADEA menjadi ruang untuk berbagi inspirasi, memperkuat jejaring antarpelaku industri, sekaligus mendorong peningkatan kompetensi seluruh tenaga pemasar dari berbagai kanal distribusi," ujar Antonius.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Dwi Aditya Putra