Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama Perkapalan, Investasi dan Transfer Teknologi Jadi Fokus

Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama Perkapalan, Investasi dan Transfer Teknologi Jadi Fokus Kredit Foto: Kemenperin

Di sisi lain, Rusia memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan industri perkapalan, mulai dari desain dan pembangunan kapal niaga hingga penguasaan teknologi sistem propulsi dan rekayasa maritim. Kombinasi kebutuhan Indonesia dan kapabilitas teknologi Rusia dinilai menciptakan peluang kerja sama yang saling melengkapi.

Prospek kolaborasi juga diperkirakan semakin terbuka setelah penandatanganan Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA). Perjanjian tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan perdagangan, investasi, kemitraan industri, serta pertukaran teknologi antara Indonesia dan negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU).

Dalam forum tersebut, sejumlah sektor potensial turut dibahas, mulai dari pembangunan kapal penumpang dan feri, kapal logistik, kapal perikanan, kapal patroli, kapal pendukung lepas pantai, pengembangan industri komponen kapal, hingga peningkatan kompetensi tenaga kerja di sektor maritim.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Tri Supondy, menilai kedua negara memiliki keunggulan yang saling melengkapi untuk membangun industri perkapalan yang lebih kompetitif.

Indonesia, kata dia, menawarkan pasar yang besar serta kapasitas industri yang terus berkembang, sementara Rusia memiliki pengalaman dan penguasaan teknologi dalam pembangunan berbagai jenis kapal.

Baca Juga: KEK Industropolis Batang Perluas Peluang Investasi Global Lewat Partisipasi Perdana Indonesia di INNOPROM 2026

"Kami berharap forum ini menghasilkan kolaborasi konkret antarpelaku industri, mulai dari alih teknologi, pengembangan sumber daya manusia, investasi, hingga joint production yang dapat memperkuat industri perkapalan nasional dan memperluas akses ke pasar ASEAN," ujar Tri.

Melalui forum tersebut, Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat diplomasi industri di sektor maritim melalui kemitraan yang saling menguntungkan dengan Rusia. Pemerintah berharap penjajakan ini tidak berhenti pada kesepakatan di atas kertas, tetapi berlanjut menjadi proyek investasi dan kerja sama nyata yang dapat mempercepat transformasi industri perkapalan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai basis manufaktur maritim di kawasan ASEAN.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman