Kredit Foto: Sumber Lain
Sebagai bagian dari gagasannya, Neneng menawarkan enam agenda strategis transformasi KPI periode 2026–2029. Salah satunya ialah pengembangan Smart KPI melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan efektivitas sistem pemantauan penyiaran.
Selain itu, ia mengusulkan penguatan literasi media nasional guna meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memilih informasi yang berkualitas sekaligus melindungi anak, perempuan, dan kelompok rentan dari dampak negatif konten digital.
Neneng juga mendorong pembentukan laboratorium regulasi untuk mengkaji etika pemanfaatan AI, termasuk mengantisipasi penyalahgunaan teknologi seperti deepfake yang semakin berkembang dalam produksi konten digital.
Di sisi lain, ia mengusulkan penguatan kolaborasi antara KPI, pemerintah, industri penyiaran, akademisi, komunitas, dan platform digital melalui pendekatan pentahelix agar pengelolaan ruang informasi berlangsung lebih efektif.
Selain memperkuat kolaborasi, Neneng mengusulkan penyusunan National Broadcasting Quality Index sebagai instrumen untuk mengukur kualitas penyiaran nasional secara lebih objektif serta mendorong peningkatan standar industri penyiaran.
Baca Juga: KPI Bantah TV Nasional Bungkam soal Demo Mahasiswa, Ini Faktanya
Menurutnya, tantangan terbesar saat ini bukan hanya perkembangan teknologi, tetapi juga perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengutamakan konten viral dibandingkan kualitas informasi.
Neneng berharap penguatan literasi media dapat membangun masyarakat yang lebih kritis dalam menyaring informasi sekaligus memperkuat ekosistem penyiaran yang sehat, aman, dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
"Masyarakat sekarang orientasinya sering kali hanya viral. Padahal yang harus kita bangun adalah kesadaran untuk memilih informasi yang berkualitas dan bertanggung jawab," pungkasnya
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: