Kaspersky Menyoroti Pentingnya Keamanan Terintegrasi di Tengah Lonjakan Ancaman Seluler
Kredit Foto: F5
Menurut Chee, solusi ini memungkinkan organisasi untuk menyematkan beberapa lapisan perlindungan ke dalam aplikasi Android dan iOS tanpa mengharuskan pengguna untuk menginstal aplikasi keamanan terpisah yang mungkin tidak mereka miliki.
“Kaspersky Mobile Security SDK adalah kit pengembangan perangkat lunak yang memungkinkan organisasi untuk menyematkan keamanan seluler canggih langsung ke dalam aplikasi Android dan iOS mereka. Alih-alih mengharuskan pengguna untuk menginstal produk keamanan terpisah, SDK menjadikan kemampuan perlindungan sebagai bagian asli dari pengalaman aplikasi,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan ini memungkinkan organisasi untuk memberikan perlindungan tanpa membebani pengguna akhir. Mekanisme keamanan beroperasi secara otomatis di balik aplikasi yang digunakan pelanggan, memungkinkan organisasi untuk memberikan pengalaman digital yang mulus dan aman.
Dalam praktiknya, ketika pengguna membuka aplikasi perbankan seluler, e-commerce, pemerintah, atau perjalanan yang telah mengintegrasikan Kaspersky Mobile Security SDK, teknologi ini dapat menilai apakah perangkat telah di-root atau di-jailbreak, mengidentifikasi aplikasi berbahaya, mendeteksi upaya phishing, memvalidasi koneksi jaringan, dan melindungi informasi sensitif seperti kredensial login dan data pembayaran sebelum penjahat siber dapat mencegatnya.
"Ketika pengguna membuka aplikasi perbankan seluler, e-commerce, pemerintah, atau perjalanan yang didukung oleh Kaspersky Mobile Security SDK, teknologi ini dapat menilai apakah perangkat telah di-root atau di-jailbreak, mengidentifikasi aplikasi berbahaya, mendeteksi upaya phishing, memvalidasi koneksi jaringan, dan melindungi informasi sensitif seperti kredensial atau data pembayaran sebelum sampai ke tangan penjahat siber. Hal ini memungkinkan organisasi untuk memberikan layanan digital yang aman sekaligus memberikan kepercayaan yang lebih besar kepada pengguna di dunia yang semakin terhubung," kata Chee.
Menurutnya, salah satu pembeda utama SDK adalah kemampuannya untuk menggabungkan beberapa teknologi keamanan dalam satu kerangka kerja, memungkinkan organisasi untuk mengatasi berbagai risiko seluler tanpa mengintegrasikan beberapa solusi keamanan mandiri.
“Salah satu pembeda utama dari Kaspersky Mobile Security SDK adalah kemampuannya untuk menggabungkan berbagai teknologi keamanan dalam satu kerangka kerja SDK, memungkinkan organisasi untuk mengatasi berbagai risiko seluler tanpa harus mengintegrasikan banyak produk terpisah,” katanya.
Selain itu, SDK ini terhubung dengan Kaspersky Security Network (KSN), yang menyediakan intelijen ancaman secara real time berdasarkan data keamanan siber yang dikumpulkan dari jutaan sistem di seluruh dunia.
Baca Juga: Ancaman Siber Bergeser ke Perangkat Seluler, Mendorong Organisasi untuk Memperkuat Keamanan Aplikasi
Chee mengatakan bahwa kecerdasan buatan (AI) juga memainkan peran penting dalam pengembangan solusi ini. Karena ancaman siber semakin canggih, AI memungkinkan deteksi ancaman yang lebih cepat, analisis risiko yang lebih cerdas, dan perlindungan yang lebih proaktif tanpa mengganggu pengalaman pengguna.
"Di era digital yang digerakkan oleh AI saat ini, di mana perangkat seluler telah menjadi gerbang utama menuju perbankan, belanja, perjalanan, perawatan kesehatan, dan layanan pemerintah, ancaman siber menjadi semakin canggih. AI memperkuat keamanan seluler dengan memungkinkan deteksi ancaman yang lebih cepat, analisis risiko yang lebih cerdas, dan perlindungan yang lebih proaktif tanpa mengganggu pengalaman pengguna," katanya.
Selain itu, AI dan pembelajaran mesin tidak hanya digunakan untuk mengenali ancaman yang dikenal tetapi juga untuk mengidentifikasi pola serangan yang belum pernah terlihat sebelumnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: