Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kaspersky Menyoroti Pentingnya Keamanan Terintegrasi di Tengah Lonjakan Ancaman Seluler

Kaspersky Menyoroti Pentingnya Keamanan Terintegrasi di Tengah Lonjakan Ancaman Seluler Kredit Foto: F5

“Selain intelijen ancaman waktu nyata, Kaspersky memanfaatkan AI dan pembelajaran mesin untuk meningkatkan deteksi dan analisis ancaman. Teknologi ini membantu mengidentifikasi pola serangan yang muncul, mendeteksi ancaman yang sebelumnya tidak terlihat, dan meningkatkan kecepatan respons, memungkinkan SDK untuk beradaptasi dengan lanskap ancaman seluler yang terus berkembang. Dengan menggabungkan kecerdasan berbasis AI dengan keahlian keamanan siber selama puluhan tahun, Kaspersky memberikan perlindungan proaktif yang terus meningkat dari waktu ke waktu,” jelas Chee.

Menurutnya, pendekatan ini juga mengatasi salah satu tantangan lama yang dihadapi banyak organisasi: kesadaran keamanan siber yang terbatas di kalangan pengguna. Sebagian besar konsumen kurang memiliki keahlian teknis untuk mengenali ancaman digital atau melindungi perangkat seluler mereka secara memadai.

“Kenyataannya adalah sebagian besar konsumen bukanlah pakar keamanan siber. Mereka seringkali memiliki pemahaman yang terbatas tentang ancaman seluler atau cara melindungi diri mereka sendiri secara efektif. Dengan menanamkan keamanan canggih langsung ke dalam aplikasi, organisasi menghilangkan beban dari pengguna akhir sekaligus secara proaktif melindungi mereka dari risiko yang terus berkembang,” kata Chee.

Ia menambahkan bahwa pendekatan ini tidak hanya memperkuat perlindungan di setiap tahap perjalanan pelanggan tetapi juga membantu membangun kepercayaan dan keyakinan pada layanan digital yang disediakan organisasi.

“Hal ini tidak hanya memperkuat perlindungan di setiap tahap perjalanan pelanggan, tetapi juga membangun kepercayaan dan keyakinan yang lebih besar, menunjukkan bahwa organisasi berkomitmen untuk melindungi pelanggan mereka melalui perencanaan, bukan pilihan,” katanya.

Selain menyediakan teknologi keamanan, Kaspersky terus memperkuat komitmennya untuk mengembangkan ekosistem keamanan siber Indonesia. Komitmen ini tercermin melalui investasi berkelanjutan dalam inovasi teknologi, pengembangan talenta keamanan siber, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Salah satu contoh kolaborasi ini adalah kemitraan Kaspersky dengan Badan Siber dan Kriptografi Nasional (BSSN) Indonesia. Kaspersky dan BSSN telah menjalin kemitraan strategis sejak penandatanganan nota kesepahaman pada tahun 2021 yang mencakup peningkatan kapasitas keamanan siber, pelatihan teknis, berbagi pengetahuan, dan program kesadaran keamanan siber.

Baca Juga: Kaspersky: Ancaman Siber di Asia Tenggara Makin Kompleks, Indonesia Catat Jutaan Serangan

Pada April 2026, kedua pihak memperbarui kemitraan untuk lebih memperdalam kerja sama dalam kebijakan keamanan siber, kolaborasi internasional, kerja sama teknis, serta inisiatif peningkatan kapasitas dan kesadaran publik.

Menurut Chee, kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas keamanan siber akan sangat penting dalam memperkuat ketahanan digital nasional Indonesia di tahun-tahun mendatang.

"Keamanan siber adalah tanggung jawab bersama. Kami percaya bahwa kolaborasi berkelanjutan, berbagi pengetahuan, dan investasi dalam pengembangan talenta keamanan siber akan sangat penting untuk mengatasi tantangan siber di masa depan dan mendukung ambisi ekonomi digital negara," pungkas Chee.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Fajar Sulaiman