Manuver Sembrono Presiden Amerika di Piala Dunia 2026: Ada 'Insiden' Saat Euforia Kemenangan Spanyol
Kredit Foto: Istimewa
Momen penyerahan trofi piala dunia berubah menjadi kontroversi karena adanya manuver sembrono dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Ia mencoba bergabung dalam perayaan juara Timnas Spanyol.
Dikutip Senin (20/7/2026) Trump hadir langsung menyaksikan partai final piala dunia yang digelar di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Ia datang dan uduk di area khusus tamu kehormatan bersama Presiden Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) Gianni Infantino.
Baca Juga: Viral Pengakuan Jokowi Terkait Ijazah Miliknya Dibantah Eks Dosen Fakultas Kehutanan UGM
Sebelum pertandingan dimulai, wajah sang presiden sempat ditampilkan di layar stadion setelah diputarnya lagu kebangsaan Amerika Serikat. Saat itu terdengar sorakan dari sebagian penonton, meski tidak sebesar reaksi yang pernah diterimanya dalam sejumlah acara olahraga sebelumnya.
Namun, suasana berubah saat politikus itu turun ke lapangan untuk mengikuti seremoni penyerahan trofi kepada Timnas Spanyol. Sorakan cemoohan terdengar semakin keras ketika sang presiden memasuki lapangan.
Laporan Gedung Putih bahkan mencatat tingkat kebisingan stadion meningkat dari sekitar 78 desibel menjadi 84 desibel ketika ia berjalan menuju podium penyerahan trofi.
Setelah menyerahkan trofi kepada kapten tim terkait, sang presiden sempat berdiri di sisi podium dan berusaha tetap berada di tengah para pemain yang sedang merayakan keberhasilan mereka. Momen itu membuat perhatian publik tertuju kepada politikus itu karena seolah ingin ikut berfoto dalam selebrasi juara.
Presiden Federasi Sepak Bola Dunia Gianni Infantino terlihat menghampiri Trump. Ia secara perlahan mengarahkannya meninggalkan podium agar para pemain dapat melanjutkan perayaan tanpa kehadiran pejabat negara.
Insiden tersebut mengingatkan publik pada kejadian serupa setelah final dari Piala Dunia Antarklub. Saat itu Trump juga sempat bertahan di tengah selebrasi tim pemenang setelah menyerahkan trofi kepada Klub asal Inggris, Chelsea. Hal itu memunculkan kebingungan di kalangan pemain.
Kehadiran Trump di final piala dunia juga menjadi catatan sejarah tersendiri. Ia menjadi presiden pertama dari negaranya yang bisa menghadiri piala dunia saat masih menjabat dan menghadiri final piala dunia yang berlangsung di wilayah negaranya sendiri.
Baca Juga: Dibongkar Anak Hotman Paris, Ada 'Sesuatu' di Balik Manuver Ayahnya Jadi Pengacara Febrie Adriansyah
Diketahui, Amerika Serikat menjadi tuan rumah Piala Dunia 1994. Namun Presiden Bill Clinton tidak menghadiri partai final. Penyerahan trofi saat itu dilakukan oleh Wakil Presiden Al Gore.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: