Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Trump Kirim Peringatan Keras ke Rusia dan China: Jangan Bantu Iran atau Hal Buruk Akan Terjadi

Trump Kirim Peringatan Keras ke Rusia dan China: Jangan Bantu Iran atau Hal Buruk Akan Terjadi Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Amerika Serikat (AS) melontarkan peringatan keras kepada Rusia dan China. Kedua negara tersebut dituntut agar tidak memberikan bantuan kepada Iran di Timur Tengah. Hal itu sendiri disampaikan langsung oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Mike Waltz mengatakan presiden telah secara langsung mengirimkan peringatan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping.

Baca Juga: Gunung Pickaxe Iran Akan Jadi Mimpi Buruk Donald Trump: Amerika Hanya Punya 'Operasi Bunuh Diri'

Menurut Waltz, Washington tidak menginginkan adanya dukungan militer maupun intelijen kepada musuhnya, yang dapat membahayakan personel serta kepentingan dari Amerika di Timur Tengah.

"Trump telah memperingatkan keduanya bahwa mereka tidak boleh membantu Iran. Jika tidak, hal-hal buruk akan terjadi jika mereka melakukannya," kata Waltz, dikutip Senin (27/7/2026).

Pernyataan tersebut menjadi salah satu sinyal paling tegas mengenai sikap mereka terhadap kemungkinan campur tangan dari Rusia dan China di Iran.

Waltz juga menyinggung hubungan militer yang selama ini telah terjalin erat antara Moskow dan Teheran. Iran sebelumnya diketahui memasok pesawat nirawak (drone) beserta teknologi pembuatannya kepada Rusia. Peralatan tersebut kemudian digunakan mereka dalam operasi militernya di Ukraina.

Sebelumnya Iran menyebut bahwa  salah satu kapal dagangnya telah diserang oleh Ukraina di Laut Kaspia. Insiden tersebut memunculkan spekulasi bahwa dinamika konflik kawasan tersebut semakin meluas dengan keterlibatan aktor baru dari Eropa.

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan satu orang pelaut tewas, sementara seorang lainnya mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

"Kapal itu meledak, menewaskan satu pelaut dan melukai yang lain," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran.

Pemerintah Iran menegaskan tidak akan membiarkan insiden tersebut berlalu tanpa respons. Apalagi hal ini juga turut diakui oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Zelensky sebelumnya mengumumkan bahwa pasukannya telah melaksanakan serangan jarak jauh terhadap kapal-kapal yang disebut digunakan untuk mengangkut muatan militer yang berkaitan dengan Iran.

Baca Juga: Perang Iran-Amerika Meluas: Ukraina Tewaskan Satu Pelaut Kapal Dagang Milik Teheran di Laut Kaspia

Operasi pesawat nirawak mereka salah satunya diklaim menyasar sebuah kapal kargo yang telah dikenai sanksi internasional. Kapal tersebut merupakan kapal yang mengangkut kargo militer dari Iran dan Rusia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait: