Pakai Strategi Iran, Diam-diam Houthi Yaman Perlahan Kuasai Jalur Dagang Bab al-Mandeb
Kredit Foto: Istimewa
Yaman mengungkapkan bahwa jalur perdagangan dunia berada dalam ancaman menyusul ambisi dari Kelompok Houthi. Menurutnya, kelompok tersebut tengah berupaya menguasai Selat Bab al-Mandeb. Hal itu sendiri dilakukan dengan meniru strategi yang selama ini diterapkan Iran di Selat Hormuz.
Dikutip Selasa (28/7/2026) Menteri Luar Negeri Yaman, Afrah al-Zouba mengatakan serangkaian serangan yang dilakukan kelompok tersebut akhir-akhir ini bukan lagi sekadar aksi militer, tetapi bagian dari strategi yang lebih luas untuk mengendalikan kapal-kapal di Laut Merah. Hal ini serupa dengan strategi yang digunakan oleh Iran.
Baca Juga: Iran di Ambang Krisis Keuangan, Amerika Serikat: Teheran Sudah Tak Mampu Bayar Para Pejuangnya
Al-Zouba mengatakan kelompok itu semakin berani karena merasa respons masyarakat internasional terhadap aksi mereka selama beberapa tahun terakhir tidak cukup tegas.
Menurutnya, lemahnya tekanan internasional membuat kelompok tersebut terus meningkatkan eskalasi serangan terhadap kapal-kapal komersial maupun militer di Laut Merah.
Sejak akhir 2023, Houthi secara rutin menyerang kapal dagang dan kapal perang di Laut Merah. Kelompok itu menyatakan aksinya dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat dari Palestina di Jalur Gaza.
Namun, pola serangan tersebut kini berkembang menjadi upaya menguasai Selat Bab al-Mandeb. Hal itu menyusul pengumuman mereka terkait blokade laut dan "embargo maritim" terhadap kapal-kapal dari Arab Saudi di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandeb.
Tak lama berselang, kelompok tersebut juga mengklaim menyerang sejumlah lokasi strategis yang berkaitan dengan pasokan dan distribusi minyak mentah dari negara tersebut menuju pelabuhan ekspor utama mereka di Yanbu, Laut Merah.
Juru Bicara Militer Houthi, Yahya Saree mengatakan operasi itu dilakukan sebagai balasan atas dugaan pelanggaran wilayah udara oleh drone milik Arab Saudi.
Baca Juga: 'Prabowo Seolah-olah Tak Bisa Ganti Orang-orang Lama Jokowi'
Adapun Selat Bab al-Mandeb merupakan salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia karena menjadi penghubung utama antara Laut Merah dan Samudra Hindia melalui Terusan Suez. Gangguan di kawasan tersebut dapat memengaruhi perdagangan global, termasuk distribusi minyak dari Timur Tengah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar