Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Polemik mengenai keaslian dokumen akademik Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali memanas. Kali ini, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo mempertanyakan perubahan sikap yang ditunjukkan oleh Rismon Sianipar terkait isu tersebut.
Roy menilai terdapat sejumlah pernyataan Rismon yang saling bertolak belakang. Karena itu, ia mempertanyakan konsistensi sikap Rismon dalam menyampaikan pandangannya kepada publik mengenai polemik ijazah Jokowi.
Menurut Roy, pada 19 Desember dalam sebuah forum diskusi, Rismon sempat menyebut Joko Widodo sebagai seorang sarjana muda. Pernyataan itu kemudian dibandingkannya dengan sikap Rismon pada perkembangan kasus berikutnya.
Roy mengungkit kesaksian Rismon yang disampaikan di bawah sumpah dalam persidangan di Solo pada 18 Februari 2026. Dalam sidang tersebut, kata Roy, Rismon yang bergelar Doktor Eng masih menyatakan bahwa ijazah yang dipersoalkan merupakan dokumen palsu.
Tak hanya itu, Roy juga menyinggung unggahan Rismon di media sosial X beberapa hari sebelum proses restorative justice berlangsung. Menurut Roy, unggahan tersebut masih mempertanyakan keaslian dokumen akademik yang menjadi pokok perdebatan.
Berdasarkan rangkaian peristiwa itu, Roy menilai perubahan sikap Rismon terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Ia bahkan menyebut perubahan tersebut sulit dipahami dan menuding Rismon telah menyampaikan informasi yang tidak konsisten kepada publik.
Roy juga melontarkan tudingan bahwa Rismon telah melakukan "kebohongan publik yang luar biasa". Pernyataan tersebut merupakan penilaian Roy terhadap perubahan sikap Rismon dan bukan merupakan fakta yang telah diputuskan oleh pengadilan.
Sebagai perbandingan, Roy menjelaskan bahwa pada 3 Maret, Rismon mengajukan penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice. Permohonan itu kemudian dikabulkan pihak kepolisian pada April setelah Rismon menemui pihak terkait dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung.
Sementara itu, Roy Suryo bersama Tifauziah Tyassuma memilih tetap melanjutkan proses hukum yang mereka hadapi.
Baca Juga: Soal Polemik Ijazah Jokowi, Prabowo Disebut Sudah Tanyakan
Untuk mempertegas pandangannya, Roy memberikan ilustrasi mengenai perubahan sikap yang menurutnya tidak mungkin terjadi secara ekstrem dalam waktu singkat. Ilustrasi tersebut digunakan untuk menggambarkan penilaiannya terhadap perubahan posisi Rismon dalam polemik ijazah Jokowi.
Di sisi lain, proses hukum terkait polemik tersebut masih berjalan melalui jalur yang berbeda bagi masing-masing pihak yang sebelumnya terlibat dalam perdebatan mengenai keaslian dokumen akademik Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: