Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Aktivis 98: 'Kalau Kamu Tak Bangga Saksikan Sosok Fatimah, Kemungkinan Kamu Buzzer'

Aktivis 98: 'Kalau Kamu Tak Bangga Saksikan Sosok Fatimah, Kemungkinan Kamu Buzzer' Kredit Foto: Alit Ambara
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) Solo, Lilik HS memuji keberanian Wakil Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Fatimah Azzahra saat mengikuti aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta kemarin.

Ia menilai sikap Fatimah menunjukkan keberanian dan energi anak muda dalam menyampaikan aspirasi.

Aktivis 98 ini menyampaikan apresiasi tersebut melalui unggahan di media sosial. Ia bahkan menyindir pihak yang tidak mengapresiasi aksi Fatimah.

"Kalau kamu tidak berdecak bangga saksikan sosok Fatimah Azzahra, kemungkinan: kamu buzzer atau pemuja Prabowo atau pengupas bawang tarif 700 rebuw sekilo. Hidupmu pahit. Mengapresiasi anak muda sekeren ini aja sulit,” lanjutnya.

Sebelumnya, Fatimah terlihat berada di tengah massa BEM UI yang tertahan barikade aparat di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Dalam video yang beredar, Fatimah tampak berdiri di antara massa BEM UI dan barikade polisi serta prajurit TNI. Kedua tangannya terlihat berada di pinggang ketika berhadapan dengan aparat yang menghalangi massa aksi.

Massa BEM UI saat itu tertahan ketika hendak melanjutkan perjalanan menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Aksi tersebut merupakan bagian dari demonstrasi mahasiswa yang membawa sejumlah tuntutan terkait persoalan ekonomi, korupsi, kebijakan pemerintah, hingga keterlibatan aparat dalam ruang sipil.

Di tengah situasi tersebut, Fatimah menyampaikan alasan dirinya memilih tetap bertahan bersama massa aksi meski berhadapan dengan barikade aparat.

"Bukan saya takut, bukan saya nurut kepada Anda, tapi bagi saya teman-teman saya lebih berharga. Karena saya tahu bagi Anda nyawa teman-teman saya tidak ada artinya,” kata Fatimah kepada polisi.

Pernyataan tersebut disampaikan Fatimah ketika massa BEM UI masih tertahan oleh barikade aparat di Jalan Jenderal Sudirman.

Aksi Fatimah kemudian menjadi sorotan dan mendapat beragam respons dari publik. Sejumlah pihak memberikan dukungan dan apresiasi terhadap keberaniannya menyampaikan aspirasi di tengah aksi demonstrasi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait: