Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ambisi Besar Prabowo: Kita Tak Boleh Impor Minyak Lagi Satu Barrel Pun

Ambisi Besar Prabowo: Kita Tak Boleh Impor Minyak Lagi Satu Barrel Pun Kredit Foto: Istimewa

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara yang sama menyebut investasi untuk pembangunan PLTS 100 GWp diperkirakan mencapai sekitar US$73 miliar atau sekitar Rp1.147 triliun. Program tersebut juga diproyeksikan menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menghasilkan efisiensi biaya listrik sekitar Rp73,9 triliun per tahun.

Bahlil juga mengatakan pengembangan PLTS secara masif dapat membantu menekan penggunaan solar untuk pembangkit listrik. Pemerintah mencatat masih terdapat sekitar 12,6 GW pembangkit yang menggunakan solar.

Bagi Prabowo, pengembangan energi domestik menjadi bagian penting untuk memastikan Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri dan tidak mudah terpengaruh gejolak energi global.

Baca Juga: Bahlil Beberkan Potensi PLTS 100 GWp: Bisa Ciptakan 5,52 Juta Lapangan Kerja

“Kita akan benar-benar menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita tidak akan takut perkembangan apa pun di bagian mana pun dunia,” ujar Prabowo.

Ia pun meminta jajaran Kabinet Merah Putih bekerja cepat untuk mengejar target tersebut. Prabowo awalnya menargetkan 100 GW PLTS selesai dalam tiga tahun, tetapi kemudian mendorong tim energi agar dapat merealisasikannya dalam waktu dua tahun.

“Kalau berhasil dua tahun, tim energi dapat bintang lagi,” kata Prabowo.

Halaman:

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman