Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Food Waste MBG Tinggi, Anak Kelas Bawah Ikut Tak Memakan

Food Waste MBG Tinggi, Anak Kelas Bawah Ikut Tak Memakan Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengungkap alasan tingginya makanan terbuang atau food waste dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) berdasarkan survei nasional lembaganya.

Dalam survei tersebut, ditemukan fakta mengejutkan bahwa anak dari kalangan kelas bawah mengaku tidak memakan MBG. Salah satu alasannya adalah maraknya kasus keracunan makanan akibat program tersebut.

"Kenapa food waste MBG menurut surveiĀ @indikatorcoid sangat tinggi scale-nya? Bahkan anak dari kelas bawah pun banyak yg mengaku tidak memakannya? Salah satu penjelasannya karena kejadian keracunan MBG membuat banyak yang waswas," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Sabtu 5/9).

Hasil survei Indikator Politik Indonesia mengonfirmasi fenomena food waste yang cukup signifikan dalam pelaksanaan MBG. Sebanyak 41,7% rumah tangga penerima program melaporkan anak mereka sering atau sangat sering tidak menghabiskan makanan yang diberikan.

Angka Anak Tidak Menghabiskan MBG Berdasarkan Pendapatan

- Kelompok Pendapatan Tinggi (>Rp12 juta/bulan): 48% anak sering tidak menghabiskan makanannya.

Baca Juga: Keracunan MBG Kembali Merebak, Dapur Berbasis Sekolah Mulai Dipertimbangkan Lagi

- Kelompok Pendapatan Rendah (

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) kini mewajibkan setiap Satuan Pendidikan Penyelenggara Gizi (SPPG) untuk memetakan sisa pangan ini. Tujuannya adalah memperbaiki variasi menu dan sistem pengolahan limbah organik agar tidak terbuang sia-sia ke TPA.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya