Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Prabowo Keluarkan Imbauan Darurat untuk Warga Banten hingga Jakarta

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Prabowo Keluarkan Imbauan Darurat untuk Warga Banten hingga Jakarta Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto, mengeluarkan imbauan mendesak menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Warga yang bermukim di sekitar kawasan Selat Sunda, Banten, Lampung, hingga Jakarta diminta untuk ekstra waspada dan tidak mendekati zona bahaya.

Dalam pernyataannya, Prabowo mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memanjatkan doa bersama demi keselamatan warga yang terdampak langsung oleh aktivitas gunung berapi tersebut.

"Presiden mengimbau seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda, untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mematuhi sepenuhnya zona bahaya yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang," demikian bunyi keterangan resmi kepresidenan.

Pemerintah, kata Prabowo tidak tinggal diam. Sejak tanda-tanda peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau terdeteksi, Presiden Prabowo terus memantau laporan terkini dari lapangan.

Prabowo telah memerintahkan jajaran kementerian dan lembaga terkait, mulai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BMKG, TNI, Polri, hingga pemerintah daerah untuk bersiaga penuh.

Seluruh instansi tersebut dituntut memastikan kesiapsiagaan evakuasi berjalan lancar dan bantuan yang diperlukan masyarakat segera tersalurkan.

Selain ancaman erupsi, Prabowo juga menyoroti bahaya paparan abu vulkanik yang bisa mengganggu kesehatan masyarakat di wilayah terdampak.

Untuk itu, ia mengimbau warga segera melakukan langkah antisipasi kesehatan. Warga diwajibkan menggunakan masker atau pelindung pernapasan, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi abu vulkanik cukup pekat.

"Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tetapi tidak boleh lengah. Presiden akan terus memantau perkembangan keadaan dan mengambil setiap keputusan serta langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan seluruh rakyat Indonesia," tutup pernyataan tersebut.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat