Kredit Foto: Istimewa
Mantan Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi–Jusuf Kalla pada Pilpres 2014, Andi Widjajanto, kembali angkat bicara soal polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Andi menuturkan, dirinya terlibat langsung dalam proses administrasi pencalonan Jokowi–JK pada 2014. Saat itu, ia berhadapan dengan dokumen pendidikan kedua tokoh tersebut.
“Pada saat itu saya melihat, memegang langsung ijazah dari Pak Jokowi. Juga ijazah Pak JK,” ungkap Andi, dikutip Senin (7/9).
Ia menjelaskan, tim kampanye kala itu bertugas mengumpulkan berkas persyaratan, mulai dari data diri hingga dokumen pendidikan dari jenjang sekolah sampai perguruan tinggi. Semua berkas kemudian diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk diverifikasi.
Menurut Andi, setelah KPU menyatakan dokumen Jokowi–JK sah dan lengkap, pasangan tersebut resmi memenuhi syarat untuk maju di Pilpres 2014.
“Tugas kami berakhir di situ. Dan proses pencalonan berakhir saat ijazah keduanya dinyatakan sah dan lengkap, sehingga calon kami berhak untuk mengikuti proses pemilihan presiden 2014,” jelasnya.
Baca Juga: UGM Ogah Disalahkan soal Ijazah Jokowi, Arif Wicaksono: Prestise Alumni Bisa Dipalsukan?
Andi menegaskan kembali pengalamannya itu untuk menjawab mengapa namanya ikut disebut dalam polemik ijazah Jokowi.
“Saya selalu akan bilang, saya salah satu orang yang merasa pernah memegang ijazah Jokowi di 2014,” tegasnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: