Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Dolar Amerika Serikat (AS) bergerak stabil terhadap mata uang utama pada Rabu (7/1). Investor menyesuaikan posisi menjelang rilis sejumlah data penting pasar tenaga kerja pekan ini di Negeri Paman Sam.
Dilansir dari Reuters, Kamis (8/1), Indeks Dolar (DXY) yang mengukur kinerja greenback terhadap sekeranjang mata uang utama termasuk yen dan euro, naik tipis 0,07% ke 98,68.
Baca Juga: JIBOR Pensiun! BI Resmi Gunakan INDONIA Sebagai Acuan Suku Bunga
Data terbaru menunjukkan jumlah lowongan kerja turun lebih besar dari perkiraan pada November. Sementara aktivitas perekrutan juga melambat, mengindikasikan permintaan tenaga kerja terus melemah.
Sementara Institute for Supply Management (ISM) melaporkan bahwa aktivitas sektor jasa secara tak terduga meningkat pada Desember. Namun, laporan terpisah menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta pada bulan yang sama pulih lebih rendah dari ekspektasi.
Fokus utama pasar kini tertuju pada laporan nonfarm payrolls (NFP) yang akan dirilis pada Jumat. Ia dianggap sebagai indikator paling komprehensif kondisi pasar tenaga kerja.
“Pergerakan dolar saat ini lebih bersifat taktis dibandingkan fundamental, karena tanpa pembaruan kebijakan yang jelas, pergerakan biasanya akan memudar,” kata Senior Options Dealer Monex Canada, Olivier Bellemare.
Baca Juga: Bank Sentral China Siap Pangkas Suku Bunga di 2026
Ia menambahkan, perhatian pasar terhadap data ketenagakerjaan akhir pekan ini didorong oleh upaya investor mencari sinyal inflasi yang masih bertahan, yang dinilai penting untuk menentukan arah pergerakan dolar terhadap mata uang utama lainnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: