Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        ORI029 Terbit, Modal Rp1 Juta Masyarakat Bisa Investasi SBN

        ORI029 Terbit, Modal Rp1 Juta Masyarakat Bisa Investasi SBN Kredit Foto: Unsplash/Isaac Smith
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintah kembali menerbitkan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 sebagai instrumen investasi Surat Berharga Negara (SBN) yang terjangkau bagi masyarakat, dengan nilai minimal pemesanan Rp1 juta. Penerbitan ORI029 ditujukan untuk memperluas basis investor ritel sekaligus mendorong literasi keuangan di tengah kebutuhan investasi berisiko rendah.

        Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Surat Utang Negara (SUN) Kementerian Keuangan, Novi Puspita Wardani, mengatakan ORI029 dirancang untuk menjangkau investor dengan berbagai profil risiko melalui skema dua tenor (dual tranches) dalam satu kali penerbitan.

        “Dengan dual tranches, kami ingin menjangkau investor yang punya horizon investasi panjang dan juga investor yang mencari imbal hasil lebih tinggi. Jadi dalam satu penerbitan, kebutuhan berbagai tipe investor bisa terakomodasi,” ujar Novi dalam paparan media di Jakarta, Senin (26/1/2026).

        Baca Juga: Pemerintah Tawarkan ORI029 dengan Kupon 5,80%

        Pada penerbitan ini, pemerintah menawarkan ORI029 dalam dua pilihan tenor, yakni ORI029T3 dengan tenor tiga tahun dan ORI029T6 dengan tenor enam tahun. ORI029T3 menawarkan kupon tetap sebesar 5,45% per tahun, sedangkan ORI029T6 memberikan kupon lebih tinggi sebesar 5,80% per tahun. Kedua seri menggunakan skema kupon tetap (fixed rate) hingga jatuh tempo.

        Novi menjelaskan, perbedaan tingkat kupon tersebut mencerminkan kurva imbal hasil yang normal, di mana tenor yang lebih panjang memberikan kompensasi imbal hasil yang lebih tinggi. Skema ini memberikan fleksibilitas bagi investor untuk menyesuaikan pilihan investasi dengan tujuan keuangan dan kebutuhan arus kas masing-masing.

        Selain memperluas pasar, penerbitan ORI029 juga menjadi bagian dari strategi edukasi finansial pemerintah. Menurut Novi, SBN ritel seperti ORI cocok bagi investor pemula karena memiliki risiko yang sangat rendah dan dijamin oleh undang-undang.

        “SBN ritel ini risikonya sangat rendah karena pembayaran kupon dan pokoknya dijamin oleh undang-undang. Potensi gagal bayarnya hampir nol,” katanya.

        Baca Juga: BCA Umumkan Jadwal Penerbitan SBN 2026, Cocok untuk Investasi Rendah Risiko!

        Ia menambahkan, jaminan tersebut bersumber dari Undang-Undang Surat Utang Negara serta Undang-Undang APBN yang setiap tahun mengalokasikan anggaran untuk pembayaran bunga dan pokok utang negara. Dengan dasar hukum tersebut, ORI diposisikan sebagai instrumen awal bagi masyarakat yang baru mulai berinvestasi.

        Kupon ORI029 dibayarkan secara bulanan dan langsung ditransfer ke rekening investor setelah dipotong pajak final sebesar 10%. Skema pembayaran berkala ini memberi gambaran langsung kepada investor mengenai konsep pendapatan rutin dari instrumen obligasi.

        Dari sisi aksesibilitas, ORI029 dapat dibeli secara daring selama masa penawaran melalui sistem e-SBN dengan nilai pemesanan minimal Rp1 juta dan kelipatan Rp1 juta. Pemerintah juga menetapkan batas maksimal pembelian untuk menjaga pemerataan partisipasi investor ritel.

        Selain itu, ORI029 bersifat tradable dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah melewati masa holding period. Fitur ini memberikan fleksibilitas likuiditas bagi investor serta membuka peluang memperoleh capital gain apabila harga ORI di pasar sekunder bergerak di atas harga perolehan

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Uswah Hasanah
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: