Kredit Foto: Cita Auliana
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kesalahan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman bersifat fatal dan berdampak langsung pada anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama dua hari berturut-turut. Penilaian itu disampaikan Purbaya merespons pengunduran diri Iman dari jabatan pucuk pimpinan bursa.
“Itu kesalahan dia yang fatal di situ sehingga kita mengalami koreksi yang dalam kemarin. Yang kalau nggak cepat dibetulin kan bisa mengganggu yang lain-lain,” kata Purbaya di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Baca Juga: Iman Rachman Harap Pengunduran Dirinya Buat IHSG Terbang
Purbaya menegaskan, kesalahan tersebut terletak pada kegagalan manajemen BEI menindaklanjuti masukan dan pertanyaan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI), yang kemudian memicu sentimen negatif dan tekanan besar di pasar saham.
“Karena dia kan tidak follow up masukan atau pertanyaan dari MSCI,” ujarnya.
Tekanan tersebut membuat IHSG terpuruk tajam selama dua hari perdagangan dan sempat anjlok hingga level 7.481. Pelemahan pasar dipicu laporan MSCI yang menyoroti isu transparansi serta praktik perdagangan saham di pasar modal Indonesia, sehingga meningkatkan kekhawatiran investor, khususnya investor asing.
Menurut Purbaya, kegagalan merespons isu tersebut secara cepat dan tepat membuat koreksi pasar semakin dalam dan berpotensi menjalar ke sektor lain jika tidak segera ditangani.
Baca Juga: Iman Rachman Mundur, BEI Segera Tunjuk Plt Dirut
Dalam konteks itu, Purbaya menilai pengunduran diri Iman Rachman sebagai Direktur Utama BEI merupakan langkah yang tepat sebagai bentuk pertanggungjawaban atas dampak yang terjadi di bursa.
“Tanggapan saya itu saya pikir sih positif sebagai bentuk tanggung jawab dia terhadap masalah yang timbul di bursa kemarin,” kata Purbaya.
Sebelumnya, Iman Rachman secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama BEI setelah IHSG tertekan dalam dua hari perdagangan berturut-turut. Ia menyebut keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab pribadi atas kondisi pasar yang terjadi, serta berharap pengunduran dirinya dapat membantu pemulihan pasar modal ke depan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: