Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Masih Ada 100 Ribu Rumah Gelap di Jabar, DPRD Dorong Pemerataan Energi

        Masih Ada 100 Ribu Rumah Gelap di Jabar, DPRD Dorong Pemerataan Energi Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jawa Barat -

        Akses listrik masih menjadi kebutuhan dasar yang belum sepenuhnya dirasakan seluruh masyarakat Jawa Barat. Di tengah laju pembangunan dan industrialisasi, ribuan rumah tangga kurang mampu masih hidup tanpa sambungan listrik yang layak.

        Kondisi inilah yang menjadi perhatian Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat saat meninjau langsung pelaksanaan Program Listrik Desa (Likdes) di Kelurahan Cibabat, Kota Cimahi.

        Dalam peninjauan tersebut, Komisi IV DPRD Jawa Barat memastikan sebanyak tujuh rumah warga telah menerima bantuan sambungan listrik gratis dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Program ini telah berjalan selama satu hingga dua bulan terakhir dan dinilai sangat membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

        Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat, Rizaldy Danar Priambodo, menegaskan bahwa kehadiran listrik bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan fundamental yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga.

        “Kami melihat langsung eksekusi Program Listrik Desa Pemprov Jawa Barat. Di Kelurahan Cibabat ini terdapat tujuh penerima manfaat yang baru berjalan satu hingga dua bulan terakhir. Penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas bantuan listrik yang diberikan karena sangat membantu kebutuhan dasar dalam rumah tangga,” ujar Rizaldy di Cimahi, Selasa (3/2/2026).

        Menurutnya, listrik tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga menunjang aktivitas ekonomi rumah tangga, pendidikan anak, hingga kesehatan keluarga. Karena itu, pemerataan akses listrik desa menjadi bagian penting dari upaya mengurangi kesenjangan sosial di Jawa Barat.

        Namun demikian, tantangan ke depan masih cukup besar. Rizaldy mengungkapkan bahwa secara keseluruhan kebutuhan Program Listrik Desa di Jawa Barat masih mencapai lebih dari 100 ribu sambungan. Angka tersebut mencerminkan masih banyak warga yang menunggu kehadiran listrik sebagai pintu masuk peningkatan kesejahteraan.

        “Realisasinya memang bergantung pada kemampuan keuangan daerah. Tetapi Komisi IV DPRD Jawa Barat berharap Program Listrik Desa ini dapat direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan hingga menjangkau seluruh masyarakat kurang mampu,” jelasnya.

        Baca Juga: Menilik Jantung Energi Balongan, Dari Hilirisasi Plastik hingga Penjaga Mutu BBM Jawa Barat

        Komisi IV DPRD Jawa Barat pun mendorong agar Program Listrik Desa tetap menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah. Dengan pendekatan bertahap dan tepat sasaran, program ini diharapkan mampu menghadirkan keadilan energi sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah perkotaan maupun perdesaan Jawa Barat.

        Di tengah transformasi menuju era digital dan ekonomi hijau, kehadiran listrik di setiap rumah bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

        "Program Listrik Desa menjadi bukti bahwa pembangunan sejati dimulai dari memenuhi kebutuhan paling mendasar masyarakat,"pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Saepulloh
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: