- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Emiten Alat Kesehatan OMED Kantongi Penjualan Rp2,06 Triliun pada 2025
Kredit Foto: Ist
PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) atau OneMed menunjukkan ketahanan bisnis yang solid sepanjang tahun buku 2025. Di tengah dinamika industri kesehatan dan tekanan geopolitik global, Perseroan tetap mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan sekaligus menjaga profitabilitas yang stabil.
Sepanjang tahun lalu, OMED membukukan penjualan bersih sebesar Rp2,06 triliun, naik 9,4% YoY dari Rp1,89 triliun pada 2024.
Sejalan dengan itu, laba bruto meningkat 15,0% YoY menjadi Rp717,5 miliar, dengan margin laba bruto yang membaik ke 34,8% dari sebelumnya 33,1%. Peningkatan margin ini mencerminkan efisiensi biaya produksi serta pergeseran ke produk dengan margin lebih tinggi.
Dari sisi operasional, laba usaha tercatat Rp390,9 miliar, tumbuh 12,2% YoY dengan margin usaha 18,9%, menandakan pengelolaan biaya yang tetap terkendali di tengah ekspansi bisnis.
Laba tahun berjalan juga ikut naik menjadi Rp368,9 miliar atau tumbuh 13,9% YoY dari Rp324,0 miliar. Kinerja ini turut mendorong laba per saham (EPS) meningkat menjadi Rp13,57 dari Rp11,89.
Kontribusi terbesar terhadap pendapatan masih berasal dari segmen produk medis sekali pakai dan habis pakai dengan porsi sekitar 48,8%, yang tumbuh 9,4% YoY. Segmen perawatan luka mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 16,2% YoY, didorong peningkatan volume serta peluncuran produk baru Isoplast.
Sementara itu, segmen antiseptik dan dialisis tumbuh 9,6% YoY, dan segmen bioteknologi serta laboratorium menjadi yang paling agresif dengan pertumbuhan 30,1% YoY. Adapun segmen diagnostik dan peralatan medis mengalami penyesuaian sebesar 6,9% YoY mengikuti dinamika permintaan pasar.
Kinerja ini mencerminkan kekuatan model bisnis OMED yang ditopang oleh portofolio produk terdiversifikasi serta jaringan distribusi luas di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Alfamart (AMRT) Raih Pendapatan Rp126,73 Triliun di 2025, Laba Naik 8,34%
Baca Juga: Terbang 7.697%, Laba Emiten Grup Bakrie (DEWA) Tembus Rp4,3 Triliun di 2025!
Memasuki 2026, Perseroan tetap optimistis terhadap prospek industri alat kesehatan nasional, meskipun tantangan global seperti ketidakpastian geopolitik dan tekanan harga energi masih membayangi.
OMED menargetkan pendapatan sekitar Rp2,3 triliun pada 2026 atau tumbuh di kisaran 10–15% YoY. Selain itu, margin laba bruto ditargetkan berada di kisaran awal 30%, dengan penjualan ekspor diproyeksikan mencapai USD 1,0–1,5 juta. Target tersebut akan didorong oleh penguatan distribusi domestik, pengembangan produk bernilai tambah tinggi, ekspansi pasar ekspor, serta peningkatan efisiensi operasional yang berkelanjutan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri