Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) menegaskan industri asuransi syariah memasuki fase akselerasi atau take-off mulai 2026 tapi sayangnya masih dihadapi tantangan rendahnya pangsa pasar.
Ketua Dewan Pengawas AASI, Ma’ruf Amin, mengatakan bahwa perkembangan ekonomi syariah nasional telah memasuki babak baru setelah melalui fase awal selama 25 tahun. Menurutnya, periode berikutnya akan menjadi momentum percepatan pertumbuhan industri termasuk sektor asuransi syariah.
“Pergerakan ekonomi syariah terbagi dalam dua fase, yakni 25 tahun pertama sebagai periode memasyarakatkan ekonomi syariah, dan 25 tahun ke depan, mulai tahun 2026, sebagai fase take-off untuk mensyariahkan ekonomi masyarakat, termasuk asuransi syariah,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (1/5/2026).
Meski begitu, kata Ma’ruf, potensi besar industri belum diiringi dengan penetrasi pasar yang optimal. Ia menekankan bahwa langkah strategis untuk memperluas pangsa pasar yang masih terbatas sangat diperlukan.
“Ia menekankan bahwa potensi asuransi syariah sangat besar, namun pangsa pasarnya masih menjadi tantangan, sehingga diperlukan fokus untuk mengembangkan dan memperluas market share,” tuturnya.
AASI memiliki tiga langkah utama untuk menjawab tantangan tersebut yaitu konsolidasi organisasi, penguatan regulasi, serta optimalisasi peran agen dalam meningkatkan partisipasi masyarakat.
Ia juga menyebut bahwa struktur industri berpotensi mengalami perubahan seiring kebijakan spin-off, di mana jumlah perusahaan dapat berkurang namun diharapkan diikuti peningkatan pangsa pasar.
Baca Juga: AIA Bidik Pasar HNW Lewat Asuransi Warisan Berbasis Likuiditas
Baca Juga: Konflik Timur Tengah Bikin Premi Asuransi Kapal Melonjak Gila-gilaan
“Menutup sambutannya, ia menyampaikan bahwa meskipun jumlah perusahaan asuransi syariah ke depan dapat menurun seiring proses spin-off, pangsa pasar justru diharapkan semakin meningkat melalui penguatan kelembagaan, keagenan, serta regulasi yang mendukung pertumbuhan industri," pungkasnya.
Dalam forum tersebut, RAT AASI dipimpin oleh Ketua Umum Rudy Kamdani bersama jajaran pengurus harian. Selain itu, laporan kinerja tahun 2025 serta menyusun rencana kerja 2026 yang berfokus pada penguatan industri juga disampaikan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Fajar Sulaiman