Kredit Foto: Istimewa
Harapan ratusan calon jemaah untuk berangkat ke Tanah Suci berubah menjadi kekecewaan mendalam. Pemilik Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan (ASF), kini resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan perjalanan umrah setelah banyak jemaah mengaku sudah membayar lunas namun tak kunjung diberangkatkan.
Kasus ini langsung menjadi sorotan lantaran ada korban yang disebut telah menyetor uang hingga ratusan juta rupiah.
Laporan terhadap Ahmad Syah Farhan tercatat dengan nomor register LP/B/3823N/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 28 Mei 2026. Dalam laporan tersebut, terlapor disangkakan melanggar Pasal 492 KUHP, dan atau Pasal 486 serta atau Pasal 607 KUHP.
"Benar, Polda Metro Jaya telah menerima laporan terkait dugaan penipuan perjalanan umrah yang diduga melibatkan pihak Hanania Travel pada tanggal 28 Mei 2026," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan.
Budi menjelaskan pelapor berinisial NN merasa dirugikan setelah membayar sejumlah uang untuk keberangkatan umrah. Namun hingga jadwal keberangkatan tiba, pihak travel disebut tak kunjung memberangkatkan para jemaah ke Tanah Suci.
Baca Juga: Bahlil Titip Pesan Menohok ke Raffi Ahmad Usai Haji: Kalau Bisa Kelakuan Berubah!
"Pelapor NN merasa dirugikan oleh terlapor ASF karena pelapor merasa telah membayar sejumlah uang untuk keperluan keberangkatan umroh, namun pada tanggal keberangkatan yang dijanjikan, pelapor tidak dapat berangkat," ujar Budi.
Menurut pengakuan korban, laporan polisi dibuat karena hingga kini tidak ada kepastian soal jadwal keberangkatan meski pembayaran telah dilakukan secara lunas.
Korban juga mengungkapkan sempat dilakukan mediasi dengan Farhan selaku pemilik travel. Dalam pertemuan itu, Farhan disebut mengakui adanya persoalan dalam pengelolaan keuangan perusahaan.
Namun karena tidak ada solusi yang jelas, para calon jemaah akhirnya sepakat membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.
Baca Juga: Ibu Hancur, Ayah Kena Stroke! Hilman Latief 'Teriak' Tak Pernah Nikmati Duit Korupsi Haji
Tak sedikit korban yang mengaku mengalami kerugian besar. Bahkan ada calon jemaah yang telah membayar ratusan juta rupiah untuk paket umrah keluarga mereka. Polisi kini masih mendalami laporan tersebut untuk mengusut dugaan penipuan perjalanan umrah yang menyeret nama Hanania Travel.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: